Di Tengah Pandemi, Sayuran Hidroponik Bisa Penuhi Pangan

0
14
picsart 02 25 07.41.16
HIDROPONIK - Plh. Bupati Adi Arnawa, saat melakukan panen sayuran hidroponik jenis pakcoy dan selada di Rumah Hidroponik BPP Abiansemal di Desa Blahkiuh, Kamis (25/2/2021).

Abiansemal, DENPOST.id

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa melakukan panen sayuran hidroponik jenis pakcoy dan selada di Rumah Hidroponik, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Abiansemal di Desa Blahkiuh, Kamis (25/2/2021). Usai panen, Adi Arnawa didampingi Kadis Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana juga berkesempatan melakukan tatap muka dengan petugas penyuluh pertanian lapangan.

Plh. Bupati Adi Arnawa menerangkan rumah hidroponik di BPP Abiansemal produksinya cukup bagus. Untuk itu, diharapkan kepada Dinas Pertanian dan Pangan agar mengembangkan sayuran hidroponik ini sebagai program untuk masyarakat. Bagaimana tidak, di tengah pandemi Covid-19, tentu ini menjadi salah satu solusi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat di masing-masing rumah tangga.

Baca juga :  Terima LKPJ Bupati Tahun 2019, Begini yang Akan Dilakukan Dewan Badung

“Kami berharap kepada Kadis Pertanian dan Pangan bersama jajarannya untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan  mengembangkan sayuran hidroponik. Karena tidak perlu lahan yang luas, biayanya juga cukup murah dan yang paling penting di masa pandemi ini, minimal dapat untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga,” jelasnya.

Sementara salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Ir. I Made Suparsa yang mengembangkan pertanian hidroponik ini menerangkan bahwa rumah hidroponik di BPP Abiansemal tujuan utamanya untuk pembelajaran. Menurut dia, bertani sayuran hidroponik dapat dilakukan untuk semua sayuran. Di BPP Abiansemal saat ini dikembangkan pakcoy dan selada karena nilai ekonomisnya cukup tinggi.

Baca juga :  Gara-gara Susah Tidur, Pria Asal Kedonganan Pukul Kepalanya dengan Kapak

“Sayuran yang dipanen umurnya 27 hari dan sudah layak dipanen. Pemeliharaanya dengan sistem pengaliran air, sedangkan untuk pemasaran baru sebatas pasar lokal, ” jelasnya. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini