Tiga Hari Kedepan, Bali Masuk Siaga Potensi Banjir

0
16
picsart 02 25 07.42.13
PERINGATAN DINI - Peta informasi peringatan dini cuaca ekstrem di Bali.

Kuta, DENPOST.id

Seperti telah disampaikan sebelumnya pada, 23 Februari 2021, bahwa BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (Jakarta TCWC) telah mendeteksinya adanya pusat tekanan rendah di wilayah perairan sebelah selatan Nusa Tenggara yang dapat berpotensi menjadi bibit siklon tropis.

Berdasarkan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer, 24 Februari 2020 pada pukul 13.00 Wib, Pusat Tekanan Rendah tersebut telah menjadi Bibit Siklon Tropis dengan inisial 98S. Bibit Siklon 98S terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur dengan posisi di sekitar 13.7 derajat LS – 116.3 derajat BT atau sekitar 625 km dari lepas pantai Jawa Timur.

Hal itu, diungkapkan Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, M.Si.dalam rilis BMKG, Rabu (24/2/2021) petang.
Dipaparkan Guswanto, pantauan citra satelit cuaca 6 jam terakhir menunjukkan adanya aktifitas pertumbuhan awan konvektif dan terlihat juga pola konvektifitas yang kuat dari sistem 98S tersebut. Kecepatan angin maksimum di sekitar sistem bibit siklon 98S berkisar 25 knots (46 km/jam).

Baca juga :  Berjemur di Pantai Kuta, Turis Ditindak Satpol PP

Lebih jauh dijelaskan dia, keberadaan bibit siklon tersebut cukup signifikan berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Selatan – Jawa – Nusa Tenggara. Secara tidak langsung dapat berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, selain itu dapat menimbulkan potensi angin kencang di wilayah perairan dan potensi gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Baca juga :  KNKT Investigasi Kebakaran APB di Bandara

Berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak (IBF) lanjutnya untuk dampak banjir/banjir bandang, selama 3 hari ke depan (24 sampai 26 Februari 2021) potensi dampak dengan status siaga adalah Provinsi Banten, Kota Cilegon, Serang, Kota Serang, Kota Tangerang, Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara, Kota Jakarta Barat, Provinsi Jawa Barat, Bogor, Kota Depok, Bekasi, Kota Bekasi, Indramayu, Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Demak, Grobogan, Kudus, Pati, Jepara, Brebes, Kota Tegal, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan, Kendal, Provinsi Jawa Timur, Malang, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo, Provinsi Bali (Buleleng, Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli, Karangasem), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, Sumbawa), serta Provinsi Sulawesi Selatan (Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Kota Makassar).

Baca juga :  Pesta Ultah Wisatawan Asing di Vila di Cemagi Dibubarkan

Untuk periode sepekan kedepan (24 Februari sampai 1 Maret 2021), BMKG memprakirakan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggraa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, serta Papua. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini