Tak Batasi Jumlah Peserta, PMI Kini Layani Donor Darah Keluarga

0
11
picsart 02 27 04.41.42
DONOR DARAH - Sejumlah masyarakat umum antusias mengikuti donor darah di Denpasar. Di antara mereka juga merupakan pendonor rutin.

Sumerta Klod, DENPOST.id

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali kini tak memasang batas minimal peserta dalam kegiatan donor darah. Meski calon pendonor hanya 10 orang atau sejumlah keluarga besar saja, tetap dilayani.
Kepala Unit Transfusi Darah PMI Provinsi Bali, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, yang diwawancarai Sabtu (27/2/2021) di Denpasar mengatakan, program itu disebut layanan “door to door”.

“Sebelum pandemi, kami memang targetkan minimal 50 peserta, baru dilayani. Tapi sekarang, karena tidak boleh berkumpul, maka kami sesuaikan dengan kondisi masyarakat, 10 orang pun kami layani sekarang,” katanya.

Baca juga :  Seorang Kakek Gantung Diri di Kos

Wiryana mengatakan, kebutuhan darah kala pandemi tidak menurun. Dalam sehari, rata-rata kebutuhan darah mencapai 120 kantong darah untuk RSUP Sanglah dan rumah sakit di Denpasar.
Karenanya dia menyiasati kondisi itu dengan meningkatkan frekuensi kegiatan donor darah bagi masyarakat. Ini juga dalam rangka memberikan solusi kepada para pendonor rutin yang selama ini masih ragu berdonor.

“Mereka cemas tertular Covid-19 dari aktivitas donor itu, serta cemas kesehatan mereka terganggu akibat berdonor. Namun seiring edukasi dan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan donor, masyarakat kini mulai antusias mengikuti donor,” katanya.

Baca juga :  Selly Mantra Bagikan Masker ke Pedagang Pasar Badung

Bagi Wiryana, terobosan itu terbukti efektif. Sejak pola itu diterapkan, PMI Provinsi Bali mampu memenuhi 80 persen kebutuhan darah.
Patra mengatakan, layanan ini umumnya dimanfaatkan oleh kalangan keluarga besar, banjar, kelompok pemuda, kelompok pengajian, rumah ibadah dan juga para pejabat tinggi di Bali.
“Yang sudah itu, Pangdam, Kapolda. Gubernur melalui Sekda juga sudah membuat surat edaran bahwa setiap OPD harus menggelar donor darah, ini sudah kami lakukan mulai minggu lalu,” terangnya.

Baca juga :  Permintaan Turun, Penjualan Lele Anjlok

Wiryana menambahkan, para petugas medis yang terlibat dalam donor darah telah menjalani vaksinasi. Maka dia mengajak sukarelawan donor darah tidak takut lagi berdonor. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini