Pelaku Narkoba Dibekuk, Satu Orang Berperan Kurir SS

0
11
picsart 03 01 07.31.35
PENYALAHGUNA NARKOBA - Tiga pelaku penyalahgunaan narkoba yang diamankan di Polres Klungkung, Senin (1/3/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Anggota Sat Res Narkoba Polres Klungkung kembali menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkoba. Ketiganya ditangkap di tempat dan waktu berbeda.

Salah seorang pelaku, yakni IKS alias I Sepi (30) alamat Banjar Negari, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan diketahui berperan sebagai kurir narkoba jenis sabu sabu (SS). Dia ditangkap ketika petugas melakukan penggrebegan di sebuah arena biliar di wilayah Banjarangkan, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 02.30 Wita.

“Saat melakukan penggrebegan, kami melakukan tes urine terhadap semua pengunjung di tempat permainan biliar tersebut. Dan satu orang atas nama I Sepi ini terindikasi positif,” ujar Wakapolres Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa, Senin (1/3/2021).

Baca juga :  Melasti di Denpasar Disepakati  "Ngubeng"

Setelah terindikasi positif, petugas kemudian melakukan penggledahan terhadap rumah Sepi di Negari. Dari hasil penggledahan tersebut, petugas kemudian menemukan barang bukti berupa dua paket SS, bong (alat isap sabu) dan sebuah HP yang berisi bukti elektronik transaksi narkoba jenis SS di kamar pelaku.

“Berdasarkan bukti bukti, pelaku (Sepi-red) diduga kuat melakukan tindak pidana sebagai perantara dalam jual beli narkotika. Jadi dia kami kenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar,” katanya.

Baca juga :  Soal Hubungan Dengan Tiongkok, Begini Kata Gubernur Bali

Selain menangkap Sepi, sebelumnya petugas juga menangkap salah seorang montir berinisial HJ (35). Pria asal Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat ini ditangkap karena membawa satu paket SS ketika melintas di jalan Raya Banjarangkan pada Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

“Dari hasil pengembangan HJ ini, kemudian petugas menangkap Sepi yang berperan sebagai kurir narkoba,” ungkap Luh Ketut Amy.

Didampingi Kasat Narkoba, AKP Dewa Gde Oka dan Kasubag Humas Polres, AKP I Putu Gede Ardana, Wakapolres, Luh Ketut Amy juga mengatakan kalau petugas menangkap salah seorang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis SS berinisial IMA (46), warga Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan. Sama seperti Sepi, pelaku IMA ditangkap petugas setelah menjalani tes urine.

Baca juga :  Soal Pembangunan PKB, Suwirta Minta Warga Dukung Gubernur

“Untuk pelaku yang ketiga ini (IMA-red), kami amankan setelah hasil tes urine positif narkoba. Dan setelah kami lakukan penggledahan kami temukan barang bukti satu paket sabu pada dirinya,” terangnya.

Namun beda dengan Sepi, IMA maupun HJ hanya dijerat Pasal 112 ayat (1)  UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp800 juta dan paling besar Rp8 miliar lantaran menguasai narkotika golongan I jenis sabu. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini