Sejumlah Prajurit TNI Alami Hipertensi, Begini Penjelasan Kakesdam

0
11
picsart 03 02 03.30.58
TES TENSI - Salah satu prajurit TNI AD, saat menjalani tes tensi serangkaian vaksinasi di Kesdam IX/Udayana.

Dangin Puri, DENPOST.id

Puluhan prajurit TNI AD Kodam IX/ Udayana menjalani vaksinasi di Kesehatan Kodam IX/Udayana, Selasa (2/3/2021). Setiap peserta menjalani empat tahapan, diawali skrining tensi dan riwayat kesehatan.

Pada tahap pertama ini, beberapa prajurit terhambat melanjutkan ke tahap berikutnya karena hipertensi atau tensi tinggi. Salah satunya dialami I Wayan Suara. “Kalau dibanding biasanya, hari ini tinggi (tensi) saya 160. Biasanya saya 140/90,” terangnya, setelah menjalani tes tensi kedua.

Dia mengaku tak cemas. Namun menduga tensi tinggi itu disebabkan karena bergadang. “Mungkin karena melek tadi malam,” ujarnya. Tensi tinggi juga dialami beberapa peserta lain. Terhadap mereka diberikan waktu untuk istirahat 10 menit sampai 15 menit, kemudian dites kembali. Pada tes kedua, umumnya kembali normal. Selain menggunakan pengukur tensi digital, juga menggunakan pengukur manual.

Baca juga :  Sang Pacar Bantah Gerard Tewas Karena Minum Tuak

Mengenai hal itu, Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana, Kolonel CKM. dr. I Made Mardika menilai kecemasan sebelum divaksin merupakan hal yang wajar. Dokter penyakit dalam ini menerangkan bahwa kondisi tensi bersifat insidentil atau sewaktu-waktu saja. Bagi orang sehat, kata dia, tensi akan normal kembali setelah beristirahat.

Bagi prajurit yang tak memiliki masalah tensi, namun tetap tensi tinggi maka akan dilanjutkan pada keesokan hari. “Kalau tensi di atas 140/90 baru kita evaluasi untuk besoknya,” ujarnya.

Baca juga :  Masyarakat Pelaga Dihebohkan Fenomena Hujan Es

Namun bagi mereka yang memiliki masalah tensi, akan dilakukan analisis lanjutan untuk mengetahui apakah kondisi itu disebabkan komorbid yang lain. Bagi mereka yang tak lolos skrining, Kakesdam menerangkan bahwa mereka akan diperiksa besok karena vaksinasi ini berlangsung tiga hari ke depan. Pihaknya sebelumnya telah mengimbau agar yang datang benar-benar dalam kondisi sehat, sehingga vaksinasi berjalan lancar dan tuntas. Sebelumnya juga telah dilakukan skrining. Prajurit yang memiliki komorid dilayani pada tahap yang berbeda.

Baca juga :  New Normal" Diujicoba Juli, Adhi Ardana : Presentasikan Dahulu ke DPRD

Kakesdam menerangkan vaksinasi ini, merupakan vaksinasi prioritas kedua tahap pertama yang dilakukan terhadap prajurit TNI. Ini merupakan tindak lanjut vaksinasi prioritas pertama terhadap tenaga kesehatan.
Hingga Jumat mendatang, ditargetkan seribu prajurit telah divaksin. Mereka merupakan prajurit yang bersentuhan langsung dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten/ kota. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini