Vaksinasi Covid-19, PHDI Denpasar Ajukan Data Sulinggih dan Pemangku

0
17
Picsart 02 06 07.27.37
Ketua PHDI Kota Denpasar, Nyoman Kenak

Lumintang, DENPOST.id

PHDI Kota Denpasar telah mengajukan data jumlah sulinggih dan pemangku yang diusulkan menerima vaksin Covid-19. Sebagai pelayan umat, kelompok ini dipandang penting mendapat vaksin.

Ketua PHDI Kota Denpasar, Nyoman Kenak, mengatakan, telah berkoordinasi dengan RSUP Sanglah pada Rabu (3/3/2021). “Kami upayakan sulinggih dan pemangku mendapat vaksin dalam waktu dekat ini. Apalagi umat Hindu akan melaksanakan beberapa upacara dekat-dekat ini,” terangnya.

Baca juga :  Terkait Kebijakan Wajib Rapid Test, Anggota Dewan Usulkan Ini

Di wilayah Kota Denpasar, dia memprediksi jumlah pemuka agama mulai dari sulinggih hingga pemangku berjumlah 700 orang. Itu dihitung dari pemangku di satu desa adat yang berjumlah 3, dengan jumlah desa adat di Kota Denpasar berjumlah 35 desa adat.

“Itu baru jero mangku lanang dan istri di pura kahyangan jagat 210. Belum jero mangku di tingkat pura panti. Untuk sulinggih, di awal kami ajukan 400 lanang dan istri,” terangnya.

Baca juga :  Pilkada Serentak 2020, KPU akan Terapkan E-Rekap

Setelah mengajukan data tersebut, pihaknya akan terus memperbarui data pemangku hingga tingkat pura panti atau pura keluarga. Dengan upaya ini dia berharap para pelayan umat dan umat dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kenak berharap kuota yang disediakan kepada pemuka agama sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Selain memberi perlindungan melalui vaksinasi ini, dia mengingatkan agar pemuka agama tetap patuh kepada protokol kesehatan.

Baca juga :  Seperti Ini, Kehidupan Pelaku Pembunuh Pegawai Bank Mandiri

Sebab, meski telah divaksin, kata dia, potensi penularan tetap ada meski tak seluas sebelum vaksinasi. Dalam melayani umat, pemangku diingatkan agar menjaga kebersihan diri dan perlengkapan pelayanan.

Ditanya mengenai kuota yang disediakan untuk sulinggih dan pemangku, Kabag Humas RSUP Sanglah, I Dewa Ketut Kresna enggan berkomentar. “Nantilah. Biar jelas dulu datanya,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Selasa (2/3/2021) siang. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini