Pembangunan Andakasa Residence Distop Dinas PUPR, Ini Alasannya

0
5
Pembangunan Andakasa Residence Distop Dinas PUPR, Ini Alasannya
DISTOP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan RUang (PUPR) Kota Denpasar menyetop pembangunan Andakasa Residence di Jl. Gunung Andakasa Denpasar karena belum mengantongi IMB.

Dangri Kaja, DenPost

Dinas Pekerjan Umum dan penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar menyetop pembangunan perumahan Andakasa Residence, Jl. Gunung Andakasa, Lingkungan Padangsari, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat (Denbar) karena belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Denpasar, I Putu Tony Marthana Wijaya, Kamis (4/3/2021), mengatakan pembangunan perumahan Andakasa Residence dihentikan sementara karena belum mengantongi IMB dan masih diurus.

Selain tidak ada IMB, pembangunan satu unit rumah di depan juga melanggar sempadan jalan. ”Sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), kami hanya memberikan surat peringatan (SP) satu sampai SP tiga,’’ kata Tony Wijaya.

Baca juga :  Motivasi Atlet Bali, Gubernur Koster Beri Penghargaan Hingga Tawarkan Pekerjaan

Menurut Tony Wijaya, pihaknya menjalankan tugas preventif dan kalau ada bangunan tanpa IMB dan melanggar sempadan jalan itu menjadi kewenangan Satpol PP Kota Denpasar untuk mengeksekusi. Dinas PUPR hanya melayangkan SP dan memberikan saran agar pembangunan mundur atau membongkar sendiri bangunan yang melanggar. ”Kewenangan mengeksekusi bangunan melanggar sempadan dan tanpa IMB menjadi kewenangan Satpol PP,’’ ujarnya.

Dia mengaku, Dinas PUPR sudah pernah melayangkan SP satu karena belum membangun di depan. Namun SP satu yang diberikan tidak digubris dan kembali diberikan SP dua. Setelah mendapat SP dua pengembang datang ke kantor membawa berkas mengurus perizinan. Itikad baik ada dan bangunan di pinggir jalan itu belum ada sehingga dihentikan pemberian sampai SP dua. Pengembang perumahan Andakasa Residence memiliki itikad baik dan tukangnya sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat bekerja. ”Semua persyaratan sudah ditindaklanjuti. Tapi kami terkejut setelah SP dua dihentikan ternyata diam-diam membangun,’’ ujar Tony Wijaya.

Baca juga :  Lima Warga Klungkung Dinyatakan Positif Covid-19

Dia menegaskan, pembangunan Andakasa Residence melanggar banyak dan sekarang ranahnya Satpol PP untuk mengambil tindakan tegas. Tidak mungkin IMB keluar kalau masih bangunan berdiri di pinggir jalan. Kemungkinan IMB bangunan rumah di dalam bisa keluar asalkan bangunan yang dipinggir jalan dibongkar atau mundur itu berdasarkan kajian Satpol PP. ”Kalau dari kajian kami berdasarkan IMB. Kalau pembangunan di lapangan tidak sesuai maka IMB tidak dikeluarkan,’’ ucapnya.

Baca juga :  PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Dua Minggu, Denpasar Tunggu Ini

Sementara Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonformasi, mengungkapkan penertiban bangunan tanpa IMB ranahnya Dinas PUPR. Satpol PP menjalankan tugas penertiban bangunan tanpa IMB dan melanggar sempadan setelah ada rekomendasi dari Dinas PUPR. ”Kami tetap menurunkan tim menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait ada pembangunan perumahan Andakasa Residence tanpa IMB. Namun ini masih kewenangan Dinas PUPR menertibkan,’’ kata Anom Sayoga. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini