Kelas Orgasme Viral, Polres Gianyar Akan Selidiki

0
10
picsart 03 05 06.38.14
Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana.

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran kepolisian Polres Gianyar kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan acara kelas orgasme yang akan dilakukan warga negara asing (WNA) di wilayah Gianyar. Bahkan kasus ini, ramai dan viral di medsos.

Acara berlabel “Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat” yang diduga merupakan kelas orgasme muncul di media sosial dan mengundang reaksi sejumlah pihak. Pihak kepolisian pun kini sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, acara Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat tersebut, beredar luas di media sosial Facebook dan Instagram  belakangan ini. Acara itu, akan berlangsung di daerah Lodtunduh, Ubud pada, Sabtu (5/3/2021) hingga Selasa (9/3/2021).

Baca juga :  Pencuri di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Sempat Kepergok, Polisi Amankan Ini

Bahkan setiap peserta dikenakan biaya 600 Dolar US atau setara dengan Rp8 juta. Acara itu, digelar oleh AB yang merupakan seorang guru Tantra.
Tantra sendiri merupakan filosofi timur kuno atau filosofi tertua yang menggabungkan tubuh, pikiran dan jiwa, serta mengintegrasikan spiritualitas dalam kehidupan duniawi. Setelah ditelusuri, AB sendiri sudah sering menggelar acara serupa di sejumlah daerah.

Acara Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat itu sendiri berupa kegiatan penyembuhan atau pemulihan dengan terapi pijat. Parahnya, salah satu artikel menyebutkan jika AB pernah dituduh atas kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap sejumlah wanita yang pernah mengikuti kelasnya.

Baca juga :  Jelang FIFA, Stadion Dipta Gianyar Akan Direnovasi

Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana ditemui di sela-sela vaksinasi, Jumat (5/3/2021) mengatakan pihaknya baru tahu informasi itu. Terhadap informasi tersebut, Kapolres Gianyar mengaku masih melakukan penyelidikan dan menggali informasi lebih lanjut di lapangan.  

Sementara Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja menambahkan terhadap informasi ini pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait acara tersebut. “Kita akan selidiki dulu dan untuk perkembangannya akan kita informasi lebih lanjut,” kata Kapolsek Ubud.

Baca juga :  Lagi, Jalan Penghubung Butus-Nangka Putus

Saat ditanya apakah acara tersebut bisa mengarah ke prostitusi? Kapolsek Ubud minta awak media untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini