Pelangi Bali Minta “Rare Angon” Bersabar

0
13
picsart 03 05 06.39.56
FESTIVAL LAYANG-LAYANG - Festival Layang-layang Bali, yang diadakan Pelangi Bali di Pantai Padanggalak Kesiman, sebelum pandemi.

Dauh Puri, DENPOST.id

Para rare angon (komunitas pecinta layang-layang) di Bali, diminta bersabar dulu, mengingat sampai saat ini masih pandemi Covid-19, serta belum adanya ijin untuk mengadakan Festival Layang-layang Bali 2021.

“Kami dari Pelangi Bali mengimbau para rare angon agar bersabar dulu. Jika kondisi sudah membaik ke depan kami berjanji siap menggelar Festival Layang-layang Bali dengan sangat meriah,” kata Bendahara Pelangi Bali, I Gusti Ngurah Arya Wardana, saat dihubungi via telepon, Jumat (5/3/2021).

Baca juga :  Kapal Roro Kembali Tak Beroperasi

Festival Layang-layang Bali, merupakan even yang paling ditunggu-tunggu seluruh rare angon di Bali. Biasanya, festival ini digelar setelah Pesta Kesenian Bali (PKB) pada Juni atau Juli tiap tahunnya di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur. Hanya saja kondisi pandemi saat ini membuat asumsi banyak pihak, terutama pecinta layangan yang pesimis festival tidak lagi diadakan seperti tahun 2020.

Dengan kondisi ini, pihak pengurus Pelangi Bali memiliki ide jika even nantinya bakal digelar secara virtual. “Memang ada rencana seperti itu, tapi belum diputuskan. Harus dikoordinasikan dulu dengan seluruh pengurus. Memang untuk sekarang ini yang paling ideal itu, digelar secara virtual,” ujarnya.

Baca juga :  Pembagian Paket Konsumsi dan Sarana Kesehatan Diserbu Masyarakat

Tapi hal itu semata-mata baru rencana, karena pihaknya tetap berharap even nanti bisa digelar secara langsung. Dengan catatan kondisi sudah membaik dan mendapat ijin dari pihak terkait. “Kami sering mendapat masukan dari para pelayang, katanya tancap gas saja. Tapi saya imbau sabar dulu, pandemi masih belum bisa diprediksi kapan selesai. Jangan sampai kalau dipaksakan akan dicap buruk dan menimbulkan klaster baru,” ucap Arya Wardana.

Baca juga :  Polisi Buru Pemasang Selebaran Provokatif di Denpasar

Keluhan para pelayang itu, menurut dia masuk akal, mengingat sudah setahun even layang-layang dengan skala Bali tidak digelar. “Diberikan ijin sekali saja kami sudah sangat bersyukur, karena para rare angon ini sudah sangat rindu karena setahun tidak ada even,” tandasnya. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini