Mati Mesin dan Terombang-Ambing di Laut, Seorang Nelayan Diselamatkan

0
19
picsart 03 09 07.32.52
DISELAMATKAN - Seorang nelayan asal Jembrana, Wayan Suantra, saat diselamatkan setelah sempat terombang-ambing di laut.

Jembrana, DENPOST.id

Sempat dilaporkan hilang di seputaran Perairan Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, seorang nelayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Selasa (9/3/2021). Beruntung I Wayan Suantra (41) secara kebetulan dilihat oleh nelayan saat melintas.

Mesin jukung yang dia gunakan mengalami kerusakan hingga semalaman terombang-ambing di lautan dan terbawa arus hingga Perairan Kelating. Kronologis awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), sekitar pukul 05.35 Wita, dari Anom (warga Desa Kelecung) menerangkan bahwa nelayan asal Desa Tegal Mengkeb berangkat melaut sejak, Senin (8/3/2021) pukul 13.00 Wita, dengan menggunakan jukung menuju perairan Kelecung, Desa Tegal Mengkeb, Tabanan kurang lebih pukul 16.30 Wita.

Baca juga :  PPKM Mikro Diperpanjang, Jam Tutup Usaha Dilonggarkan

Suantra sempat dilihat oleh nelayan lainnya dan disarankan balik, namun ditolaknya. Hari-hari biasanya ia sudah kembali dari melaut pada pukul 18.00 Wita. “Dari laporan dikatakan ciri-ciri jukung dengan nama Santamar 3, atap warna biru, bermesin 15 PK,” kata Gede Darmada, selaku Kepala Kantor Basarnas Bali.

Selasa pagi nelayan setempat sempat mengerahkan tiga jukung untuk melakukan penyisiran. Sementara personel dari Basarnas Bali, sebanyak 10 orang tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 Wita. “Tak berselang lama didapatkan info target telah ditemukan selamat pada posisi kurang lebih 5 NM dari lokasi dengan heading 167.54°, selanjutnya dilakukan proses penarikan jukung,” ujat Darmada.

Baca juga :  Satpol PP Amankan Tujuh Gelandangan dan Pengamen

Kepala Seksi Siaga dan Operasi SAR Kantor Basarnas Bali langsung menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan target dan juga nelayan setempat. Unsur yang terlibat dalam operasi SAR di antaranya Basarnas Bali, BPBD Tabanan, Polsek Selemadeg, aparat Desa Tegal Mengkeb, keluarga dan nelayan setempat. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini