Ogoh-Ogoh Dilarang, Pengambilan Api dan Tirta Lewat Perwakilan

0
21
Ogoh-Ogoh Dilarang, Pengambilan Api dan Tirta Lewat Perwakilan
RAPAT - Rapat Koordinasi Hari Raya Nyepi, Rabu (10/3/2021) di Mapolres Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Buleleng, Dewa Putu Budarsa, menegaskan, ogoh-ogoh dilarang dalam rangkaian Hari Raya Nyepi tahun ini. Pengambilan api dan tirta di Catus Pata Buleleng juga melalui perwakilan. “Kita punya 169 desa adat. Kalau semua hadir kan banyak sekali. Makanya kita atur dengan sistem perwakilan dari masing-masing kecamatan, lalu di kantor camatlah diambil, lanjut ke desa-desa di wilayahnya,” ucapnya usai mengikuti rapat koordinasi pengamanan Hari Raya Nyepi Rabu (10/3/2021), di Mapolres Buleleng.

Dia juga menegaskan, kendati Nyepi dilaksanakan setiap tahun, namun masih banyak yang belum mengetahui bahwa penanda dimulainya sipeng atau Nyepi adalah dengan suara kulkul yang ada di masing-masing desa adat.

Baca juga :  Plafon SDN IV Songan Ambruk, Pemkab Bangli Dituding Tutup Mata

“Pagi kita mulai nyepi, malam juga nyepi, paginya itu lagi baru bisa keluar. Kami instruksikan seluruh desa adat di Buleleng satu malam itu sepi, pagi tidak boleh keluar nanti akan terganggu catur brata penyepian kita,”tegasnya. Budarsa mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa melaksanakan penyepian dengan tertib sehingga tidak mengganggu orang lain yang sedang melaksanakan catur brata penyepian. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini