Jelang Nyepi, Harga Cabai Masih Tinggi

0
12
Jelang Nyepi, Harga Cabai Masih Tinggi
CABAI – Seorang pedagang bumbu dapur menunjukkan cabai yang harganya masih melambung tinggi.

Negara, DENPOST.id

Harga cabai menjelang Hari Raya Nyepi

masih tinggi. Kondisi ini membuat para pedagang juga bingung untuk menjual cabainya. Karena di tengah minimnya daya beli masyarakat akibat dampak pandemi, pedagang kesulitan menjual secara eceran lantaran harga yang tinggi.

Salah seorang petani cabai, Erdi, Rabu (10/3/2021) mengatakan, harga cabai tinggi karena curah hujan yang tinggi sehingga sangat berpengaruh pada hasil panen yang tidak maksimal. “Kami juga menanam dengan jumlah yang terbatas. Harga pupuk kini juga mahal,” katanya.

Baca juga :  Pandemi, Perceraian di Jembrana Tinggi

Sementara itu, sejumlah pedagang di beberapa pasar di Jembrana mengaku harga cabai sudah mengalami kenaikan sejak pertengahan Februari lalu. Putu Agustari, pedagang di Pasar Umum Negara mengatakan, pasokan cabai lokal tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan pasar, sedangkan pasokan dari sejumlah wilayah di Jawa sangat terbatas. Dengan meningkatnya harga cabai, Agustari mengaku tidak berani memasok cabai terlalu banyak. “Dengan harga tinggi dan pembeli yang minim, sekarang paling banyak 5 kg saja,” ungkap pedagang asal Dauhwaru ini.

Baca juga :  Dukung Penanganan Covid-19, Mandiri Tutup 42 Persen Kantor Cabang

Untuk diketahui, pada minggu pertama Februari harga cabai di kisaran Rp 30 ribu per kg. Kini harganya sudah menyentuh harga di kisaran Ro 100 ribu per kg.  (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini