Jelang Nyepi, Disdagperinkop UKM Buleleng Lakukan Ini

0
14
picsart 03 11 05.52.27
PANTAU HARGA - Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta, saat melakukan pemantauan harga di Pasar Anyar Singaraja.

Singaraja, DENPOST.id

Menjelang Hari Raya Nyepi, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng melakukan pemantauan di pasar dan beberapa pasar ritel. Ini dilakukan untuk mengetahui harga bahan pokok menjelang hari raya.

Pemantauan dipimpin Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta.

Sudiarta menjelaskan secara umum harga bahan pokok masih stabil. Hanya cabai yang masih berada di kisaran Rp90 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram. Jenis cabai tersebut, yakni cabai rawit merah.

Baca juga :  Berebut Pelayan Kafe, Berujung Sabetan Taji

“Di Minggu ini, harga cabai rawit merah tinggi harganya. Ini dikarenakan pasokannya masih terbatas. Karena masih mengandalkan pasokan dari Pulau Jawa,” jelasnya, Kamis (11/3/2021).

Kebanyakan cabai yang ada di Pasar Buleleng merupakan cabai dari Jawa. Kenaikan harga disebabkan karena permintaan stabil, namun pasokannya terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada harga cabai rawit. “Sedangkan komoditas daging, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir itu masih stabil,” ucap Sudiarta.

Baca juga :  Di Badung, Cetak Dokumen Kependudukan Langsung di Kantor Desa

Mengenai barang-barang di toko ritel apakah ada temuan atau tidak, Sudiarta mengatakan telah melakukan pemantauan di empat toko ritel. Dari barang dalam kondisi kemasan terbungkus, tidak ada ditemukan kedaluwarsa. Untuk barang-barang yang masa kadaluarsanya sudah dekat, sudah diingatkan. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini