Melasti di Jembrana Dijaga Petugas

0
16
picsart 03 11 07.17.54
SEMBAHYANG MELASTI - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana, saat melaksanakan persembahyangan melasti.

Negara, DENPOST.id

Pelaksanaan melasti menjelang Hari Raya Nyepi, dilaksanakan di beberapa pantai di Jembrana.
Pelaksanaan melasti juga dengan penerapan prokes dan dijaga petugas.

Salah seorang warga di Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara yang ikut dalam acara melasti, Kamis (11/3/2021) mengatakan tradisi memang tidak bisa dihilangkan. Karena terkait keyakinan. “Tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara Ketua PHDI Jembrana, I Komang Arsana sebelumnya mengatakan untuk pelaksanaan rangkaian Nyepi pihaknya sudah melalui pertemuan berulang kali, sehingga mendapatkan keputusan bersama. Dikatakan Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1943 Tahun 2021, yang jatuh pada, 14 Maret 2021, memang berbeda dengan tahun-tahin sebelum pandemi.

Baca juga :  Polantas Beri Kejutan ke Warga Terdampak Covid-19

Di mana, melasti kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan.
Rangkaian Nyepi diawali dengan melasti sesuai dengan sastranya diatur yang dekat dengan segara (pantai). Umat dipersilahkan ke segara dengan jumlah orang tidak boleh lebih 50 orang. Demikian juga setiap desa maksimal 15 atau 25 orang.
“Kami tidak melarang warga untuk tidak melasti ke segara, ini sifatnya hanya imbauan dan kembali lagi ke desa adat masing-masing,” jelasnya.

Baca juga :  Tanaman Kakao di Jembrana Perlu Regenerasi

Di sisi pelaksanaan melasti yang dilaksanakan secara serentak di Jembrana, mendapat perhatian Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Bersama jajaran, dia melaksanakan pemantauan di tiga titik pemelastian. Mulai dari Pantai Pangyangan Kecamatan Pekutatan, Pangkung Jukung, Pantai Pengambengan hingga Pantai Candikusuma Kecamatan Melaya. (120).

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini