Penjual Es Ditemukan Membusuk di Kamar

0
11
picsart 03 15 09.54.48
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi jenazah yang sudah membusuk di dalam kamar.

Negara, DENPOST.id

Muhammad Basri (66) seorang penjual es keliling ditemukan sudah menjadi mayat dalam kondisi busuk di kamarnya, Minggu (14/3/2021) sore.
Penemuan mayat saat Hari Raya Nyepi membuat warga heboh.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi telanjang di dalam rumahnya, di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban ditemukan pertama kali oleh Imam Maksum (41). Korban diduga meninggal sudah cukup lama sebelum akhirnya ditemukan tetangga yang mengecek ke dalam rumah.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, mengatakan, awalnya Imam Maksum dan Yuswanto bersih-bersih dengan membakar sampah di depan rumah korban.

Baca juga :  Seorang Warga Desa Gelgel Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Saat itu kedua saksi mencium bau busuk seperti bau bangkai dari arah dalam rumah korban. Apalagi saksi mengaku tidak melihat korban keluar rumah selama 4 hari yang lalu.
Merasa curiga dan penasaran atas bau busuk yang menyengat tersebut, Imam Maksum memanggil nama korban dan membuka pintu depan rumah korban, tapi pintu dalam keadan dikunci dari dalam.

Kemudian Imam Maksum bersama dengan rekannya mencoba masuk dari pintu belakang rumah yang saat itu dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci.
Setelah kedua saksi berhasil masuk, korban ditemukan dalam kamar tidurnya dalam keadaan meninggal dunia dengan badan sudah tergeletak/ terbujur di atas matras tertutup kasur.

Baca juga :  Tekan Angka Kecelakaan Lewat Kampung Tertib Lalin

Setelah mengetahui kejadian tersebut, Imam Maksum kemudian menghubungi tetangga terdekat dan Ketua RT agar menghubungi pihak berwajib guna penanganan lebih lanjut.

Imam juga sudah memberitahukan kepada istri korban yang masih berada di Denpasar, dan istri korban sudah mengikhlaskan meninggalnya korban dan tidak akan melakukan permintaan untuk autopsi serta meminta kepada Imam serta warga/ tetangga untuk mengurus jenazah korban (suaminya) secara keagamaan.
Karena kondisi mayat sudah dalam keadaan membusuk, selanjutnya mayat dititipkan di ruang jenazah RSU Negara sambil mengunggu pihak keluarga korban dari Denpasar setelah Hari Raya Nyepi.

Baca juga :  Oknum Kepsek Dipolisikan Gara-gara Empat Tahun Lakukan Ini

Hasil keterangan dari pihak kesehatan RSU Negara, tidak dapat dipastikan ada dan tidaknya tanda-tanda kekerasan pada korban kecuali melalui autopsi menginggat kondisi korban sudah dalam keadaan membusuk. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini