Usai Nyepi, Sampah di Denpasar Didominasi Ini

picsart 03 15 01.03.07
ANGKUT SAMPAH – Petugas kebersihan DLHK Kota Denpasar, saat mengangkut sampah bekas upacara di TPS Jl. Gunung Karang, Desa pemecutan kelod, Senin (15/3/2021).

Lumintang, DENPOST.id

Pascahari Raya Nyepi Caka 1943, velome sampah masyarakat yang dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS) meningkat.

”Pengangkutan sampah pangerupukan berjalan normal dan tidak seperti pangerupukan 2 tahun lalu, sampah paling banyak sampah ogoh-ogoh dan sampah upacara. Sekarang hanya ada didominasi sampah bekas upacara,’’ kata Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Minggu (15/3/2021).

Baca juga :  Ogoh-ogoh Viral di Medsos, Kaling Banjar Busung Yeh Jalani Wajib Lapor

Wirabawa mengaku pasukan hijau usai pelaksanaan upacara Tawur Kesanga langsung sore hari sampai malam bergerak menyisir jalan-jalan untuk membersihkan sampah. Karena tidak ada pawai ogoh-ogoh saat pangerupukan sampah tidak banyak dan petugas kebersihan tidak terlalu berat beban membersihkan jalan-jalan.

”Sampah warga saat pangerupukan hari ini dikeluarkan ada peningkatan siginifikan, sehingga petugas kebersihan tidak berjibaku membersihan sampah seperti dua tahun sebelumnya,’’ ujar Wirabawa. (103)

Baca juga :  Bentuk Karakter Berbudaya, SMK TI Bali Global Denpasar Hadirkan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini