Octav Antrabez dan Ras Muhamad Rilis Single Lewat Hybrid

0
9
picsart 03 15 05.50.02
Octav Antrabez dan Ras Muhamad.

OCTAV Antrabez dan Ras Muhamad. Kedua musisi idealis ini, mengaku rindu suasana panggung sebelum pandemi Covid-19. Yang paling membuat mereka kangen, yakni energi para penonton.

Itu, salah satu alasan yang membuat mereka tampil bersama merilis lagu “Tears And Blood” yang telah dibedah pada, Jumat (12/3/2021) di Gentleman Garage’s d8 di Jl. Sidakarya 46, Denpasar. Lagu ini dibedah dengan konsep manggung Hybrid, karena juga disiarkan langsung melalui sosial media.

Selain mengobati kerinduan manggung, ini sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa mereka tetap kreatif meski dibayangi pandemi Covid-19. Dengan guyonan, Octav Antrabez mengatakan lagu ini diciptakan menandai peringati setahun pandemi Covid-19, di Provinsi Bali.
“Idenya berawal dari rasa prihatin karena Indonesia ini negeri yang begitu kaya tetapi kenapa masih banyak orang yang kelaparan. Ketika masa pandemi, kesenjangan itu makin terasa,” ujar Octav.

Baca juga :  Tampil Virtual, 16 Sanggar Seni Tetap Nikmati Pentas di BBB

Yang menarik, keduanya tidak tampil biasa-biasa saja. Pada permulaan lagu, disajikan harmoni paduan suara dari kelompok paduan suara Voice of Bali, lalu disambut dengan gitar dan vocal berat dengan balutan kelam ala delta blues. Menjelang pertengahan lagu diisi sentuhan reggae dan RnB yang khas dari Ras Muhamad. Semua elemen itu, diramu menjadi satu paket utuh yang sarat akan makna.

Meski liriknya tidak diperhatikan, musiknya sendiri pun berbicara, dimulai dari nuansa kelam lalu disambut dengan cerah layaknya harapan baru. Kata Octav, lagu ini memberi harapan bagi yang mendengar juga dirinya sendiri.
“Pas kita workshop secara organik itu mengalir banget dan pas saya kasih contoh ke bang Oktav mengenai isian-isiannya RnB nya, dia setuju banget. Jadi tidak hanya kelam saja secara emosional tetapi juga nuansa penyemangat,” sebut Octav.

Baca juga :  Berlangsung Daring, Lomba Musikalisasi Puisi dan Pidarta Hanya Disimak Juri

Mendengar penjelasan itu, Ras manggut-manggut saja mengisyaratkan setuju. Video clip dari lagu ini diproduseri oleh Erick EST. Melalui videonya, Erick juga ingin menyampaikan pesan bahwa siapapun akan bisa bertahan di masa pandemi dengan tetap menjaga kreativitas. “Aku senang bisa terlibat dalam karya ini karena sejalan dengan pandanganku mengenai apa yang harus dilakukan di masa pandemi,” sebut pria gondrong ini. (106)

Baca juga :  Di Denpasar, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini