Lemkari Hanya Ada Satu Versi Anton Lesiangi

0
18
picsart 03 16 07.15.31
LEMKARI BALI - Pengurus Pengprov Lemkari Bali, saat memberikan penjelasan terkait hanya ada satu Lemkari yang dipimpin Anton Lesiangi, Selasa (16/3/2021).

Denpasar, DENPOST.id

Pengprov Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) Bali, menyatakan hanya ada satu Lemkari yang dipimpin Anton Lesiangi sesuai Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar (PB) Federasi Olah Raga Karate-do Indonesia (FORKI) pada, 31 Desember 2020, dan penyerahan secara simbolis dilakukan di Sektretariat PB FORKI, 15 Januari 2021.

“Sejak polemik masalah hukum yang berlangsung memang ada yang saling mengklaim, namun bagi kami adalah pengakuan dari PB FORKI sesuai akta yang terdaftar dari awal atas nama Anton Lesiangi. Berdasarkan inilah kami bergerak di daerah-daerah utamanya kami di Bali, mengingat ada kegiatan-kegiatan pihak sebelah yang masih menggunakan nama Lemkari,” kata Sekum Pengprov Lemkari Bali, I Gede Putu Kertiasa, didampingi Ketua Majelis Sabuk Hitam Pengprov Lemkari Bali, I Wayan Gede Ada, Kabid Hukum, Nyoman Darmada SH., MH., dan Penasehat Pengprov Lemkari Bali, Wayan Wenten, Selasa (16/3/2021).

Baca juga :  Sanggar Keratuan Manggis Puri Gianyar Hidupkan Ini

Ditambahkan Kertiasa, ada kegiatan karate dalam waktu dekat ini, yakni road show dan Gashuku dan ujian DAN masih menggunakan nama Lemkari. “Kami di Lemkari Bali tidak akan tinggal diam dan akan mengajukan somasi. Untuk dokumen sudah kami siapkan. Kami minta karate sebelah nantinya ada tanggapan selama tujuh hari. Jika tidak ada tanggapan dari pihak karate sebelah, kami akan melanjutkan ke ranah hukum,” tegasnya.

Baca juga :  Perseden Kecewa Gara-gara Hal Ini

Sementara kuasa hukum Lemkari, Nyoman Darmada menyatakan berdasarkan surat PB FORKI bahwa pada intinya mengakui dan menegaskan kepengurusan Lemkari Anton Lesiangi Dkk., dan ada bukti dari Departemen Hukum dan HAM yang menyatakan pendaftaran kepengurusan Yudi Krisnandi untuk permohonan nama Lemkari ditolak. Karena tidak mungkin dari Departemen Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Haki) tidak mungkin ada dua nama. “Kami tidak menghalangi pihak sebelah mengadakan kegiatan, tapi jangan sampai menggunakan nama Lemkari,” tandasnya. (112)

Baca juga :  Hadapi  Than Quang Ninh Vietnam,l BU Bertekad Petik Poin Penuh di Kandang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini