Pengusaha Jasa Konstruksi Menengah ke Atas Diminta Tak Resah

0
8
Pengusaha Jasa Konstruksi Menengah ke Atas Diminta Tak Resah
Plt Kadis PUPR Jembrana, I Wayan Sudiarta

Negara, DENPOST.id

Pengusaha jasa konstruksi belakangan ini mengeluhkan adanya Perpres No 12 tahun 2021. Pasalnya, dalam pasal 65 ayat 4 Perpres tersebut disebutkan pengadaan barang/pekerjaan konstruksi /jasa lainnya dengan nilai pagu anggaran sampai dengan Rp 15 miliar diperuntukkan bagi usaha kecil dan/atau koperasi.

Aturan itulah yang membuat pengusaha jasa konstruksi kelas menengah ke atas belakangan ini merasa resah. “Sekarang ini sudah terdampak pandemi. Ada lagi aturan baru. Benar-benar habis kami ini. Sudahlah,  lebih baik saya nol kan saja aset dan jual semua aset. Benar-benar susah jadi kontraktor sekarang ini,” kata salah seorang kontraktor di Jembrana.

Baca juga :  Bangkai Penyu Lekang Ditemukan di Perancak

Hal senada dikatakan pengusaha kontraktor menengah lainnya. Menurutnya aturan memang harus diikuti namun persaingan kini makin berat. “Jadi harus banyak solusi agar bisa gaji karyawan,” jelas pengusaha tersebut.

Sementara itu, Plt. Kadis PUPR, Jembrana Wayan Sudiarta, di sela-sela kegiatan vaksin massal, Selasa (16/3/2021) meminta pengusaha menengah ke atas tidak resah. Mereka bisa mengambil pekerjaan program APBN seperti jalan nasional dan Provinsi juga yang  lainnya.

Baca juga :  Petani Jembrana Kembali Eksis di Masa Pandemi

“Kami juga masih mempelajari Perpres tersebut. Belum sosialisasi juga. Namun perpres tersebut untuk membantu pengusaha kecil dengan mengambil nilai proyek Rp 15 miliar. Di sini pengusaha kecil bisa berpartisipasi dalam pembangunan. Kami masih menunggu Permen PUPR nanti tentu ada solusi-solusi lagi,” kata Sudiarta.

Untuk solusi, katanya, bisa saja pengusaha mengubah/menjadikan usahanya klasifikasi kecil. “Aturannya begitu kita ikuti. Pun kalau yang kelas menengah mengambil nilai proyek Rp 1 miliar, bebannya terlalu besar,” katanya. (120)

Baca juga :  Patung Makepung di Terminal Lama Negara Jadi Sorotan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini