Kasus Pencabulan Diduga Terjadi di Pondok Pesantren di Jembrana

0
26
Kasus Pencabulan Diduga Terjadi di Pondok Pesantren di Jembrana
ilustrasi

Negara, DENPOST.id

Kasus pencabulan anak di bawah umur diduga terjadi di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kota Negara, Jembrana. Kasus yang menimpa salah seorang santri berumur 7 tahun ini terungkap setelah pihak ponpes melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, Rabu (17/3/2021).

Salah seroang tokoh ponpes, Wiwin WF, ketika dimintai konfirmasi mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari pengurus ponpes, kejadian asusila tersebut terjadi pada Selasa (16/3/2021) dini hari.

Baca juga :  Mayat di Dam Baluk Dievakuasi Petugas Dengan APD

Saat itu pengasuh ponpes curiga kalau korban ada di kamar lain dan merasa ada yang memindahkan. Korban juga dikatakan mengeluh sakit. Setelah diselidiki, ternyata di salah satu kamar ada bekas robekan celana dan ada cairan sperma. Kecurigaan mengarah ke salah seorang yang sering datang ke pondok.

Dari informasi, terduga pelaku baru tiga bulan ke Bali dan merupakan adik salah seorang pengasuh. “Dia datang dari Sulawesi katanya mau kuliah dan cari kerja, memang sering ke pondok,” katanya.

Baca juga :  Penumpang Asal Malang Ditemukan Pingsan di Terminal Gilimanuk

Wiwin berharap pelaku bisa ditindak tegas agar tidak menular. “Ini penyakit, harus ditindak tegas. Untuk pengembangan apakah ada korban lain, kami persilakan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Kami juga harus berbenah. Padahal pengawasan di pondok sudah sangat ketat” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagita, mengaku masih melakukan penyelidikan. Dia mengatakan sudah memanggil terduga pelaku maupun  korban untuk dimintai keterangan. (120)

Baca juga :  Dua Warga Pangkung Dedari Digigit Anjing Rabies

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini