Banyak Pemilik Hotel dan Restoran Minta Penundaan Bayar Ini

0
4
picsart 03 18 07.05.15
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung, Dewa Putu Griawan.

Semarapura, DENPOST.id

Pandemi Covid-19, membuat sektor pariwisata di Kabupaten Klungkung lesu. Kondisi ini membuat Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Klungkung harus menyesuaikan target pajak hotel dan restoran (PHR).

Padahal untuk tahun 2021, Pemkab menarget PHR nomal, yakni pajak hotel sekitar Rp10,8 miliar dan restoran sekitar Rp8,8 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung, Dewa Putu Griawan ketika dikonfirmasi, Kamis (18/3/2021) mengaku telah menyusun target PHR tahun 2021 pada Mei 2020. Diapun berasumsi saat itu, sektor pariwisata di Klungkung kembali pulih, sehingga target PHR 2021, sempat dipasang normal, yakni pajak hotel mencapai sekitar Rp10,8 miliar dan pajak restoran Rp8,8 miliar.

Baca juga :  Wabup Kasta Tinjau Longsor Saluran Irigasi Subak Besang- Pegending

” Asumsi kami pada, Agustus 2020 pariwisata sudah normal. Namun ternyata pandemi malah berlangsung lama dan kondisi pariwisata tidak kunjung pulih,” ungkap Griawan.

Menurut Griawan, hingga saat ini kondisi pariwisata di Klungkung, khususnya Nusa Penida masih lesu. Sebagaian besar akomodasi wisata, seperti hotel dan restoran juga masih tutup. Melihat kondisi tersebut, pihaknya berencana kembali akan melakukan refocusing atau penyesuaian target PHR tahun 2021. Hanya saja untuk nominalnya belum ditentukan.

Baca juga :  Rumah Warga di BTN Akah Terbakar

” Pasti nanti akan ada refocusing (penyesuaian) target. Tapi untuk nominalnya akan dikaji lagi,” jelas Griawan.

Griawan juga mengakui sejauh ini sudah ada dua pemilik hotel dan restoran yang mengajukan permohonan penundaan pembayaran PHR. Di samping itu, tidak sedikit juga ada pengelola hotel dan restoran yang memohon penundaan membayar PHR secara lisan. Namun pihaknya berharap para pengelola hotel dan restoran bisa mengajukan penundaan pembayaran PHR secara tertulis. (119)

Baca juga :  Kasus PEN, Kadispar Buleleng, Sekdis, Kabid dan Kasi Langsung Ditahan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini