Dewa Puspaka Kembalikan Kerugian Negara

0
54
Ikuti Jejak Wabup, Dewa Puspaka Kembalikan Kerugian Negara
KEMBALIKAN UANG - Dewa Ketut Puspaka, didampingi anaknya, Dewa Radhea saat memberikan klarifikasi usai menyetor uang kerugian negara di BPD Cabang Singaraja, Jumat (19/3/2021) siang.

Singaraja, DENPOST.id

Mantan Sekda Buleleng, Dewa Ketut Puspaka, akhirnya mengikuti jejak Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.Og, mengembalikan uang yang dinilai merugikan keuangan negara ke kas negara. Bahkan, jumlah yang disetor, Jumat (19/3/2021) ke BPD Cabang Singaraja mencapai Rp 924.000.000. Jumlah ini lebih banyak dari hitungan Kejaksaan Tinggi Bali sebesar Rp 836.952.318.

“Saya sangat menghormati proses hukum yang berjalan dan hari ini saya mengikuti jejak pak Wakil Bupati yang sudah menyetorkan uang yang dinilai merugikan negara. Karena tidak ada niat sedikit pun dari saya selaku pribadi untuk memperkaya diri dengan merugikan keuangan negara. Langkah awal, biar tidak ada kerugian negara dan biarkan ini berproses,” ucapnya usai melakukan transaksi di BPD Cabang Singaraja didampingi anaknya, Dewa Radhea.

Baca juga :  Ratusan Tentara “Merumput” di Bhuana Patra, Buleleng

Dewa Puspaka pun menyebutkan apa yang terjadi sudah sesuai dengan regulasi yang ada dan berjalan dari tahun ke tahun. “Seperti disambar petir rasanya. Saat asyik menikmati masa pensiun ada hal seperti ini. Karena sedikit pun tak terbersit untuk melakukan hal-hal di luar koridor hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Sewa rumah jabatan yang atas nama istrinya itupun juga sudah berdasarkan SK Bupati Buleleng yang jelas-jelas mengubah status rumah pribadi menjadi rumah dinas karena memang Buleleng belum memiliki rumah jabatan Wakil Bupati dan Sekda. “Saya anggap ini ujian tepat setahun masa pensiun saya dan tetap bijak menyikapi proses hukum yang sedang berjalan,” imbuhnya. Menurut rencana, Selasa depan Dewa Puspaka kembali dipanggil pihak Kejaksaan Tinggi Bali untuk dimintai keterangan tambahan. (118)

Baca juga :  Atlet Panjat Tebing Buleleng Terpilih ke Pelatnas

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini