Pendemi, Penumpang Kapal Cepat di Pelabuhan Sanur Turun Tajam

0
10
picsart 03 21 11.01.04
PELABUHAN – Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, saat berbincang dengan Inspektur Jendral Kementrian Perhubungan, I Gede Pasek Suardika, saat meninjau pelabuhan pengumpan lokal Sanur.

Sanur, DENPOST.id

Penumpang kapal penyeberangan dari pelabuhan lokal Sanur menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan di masa pandemi Covid-19 ini, turun tajam. Wisatawan Asia maupun Eropa yang berkunjung objek wisata yang ada di dua pulau tersebut, sepi dan tidak seramai sebelum virus corona melanda dunia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Minggu (21/3/2021) mengatakan penumpang kapal cepat di pelabuhan lokal Sanur Desember 2020, dengan Januari hingga Februari 2021, menurun tajam. Wisatawan domestik, Asia maupun Eropa yang menggunakan jasa angkutan kapal cepat menyeberang dari pelabuhan lokal Sanur menuju objek wisata Nusa Penida dan Nusa Lembongan pada Januari sebanyak 27.977 orang dan rata-rata 903 orang per hari menggunakan 31 kapal cepat.

Baca juga :  Mahasiswa Unud akan Diwisuda Online, Ijazah dan Transkrip Nilai Menyusul

Sementara penumpang menyeberang ke dua pulau yang ada di Kabupaten Klungkung pada Februari 2021, sebanyak 15.806 orang dan rata-rata 565 per hari memakai 24 kapal cepat. Dibandingkan penumpang pada Desember sebanyak 71.579 orang dan rata-rata per hari 2309 orang.

”Kami merasa prihatin kepada operator kapal cepat di pelabuhan lokal Sanur karena penurunan penumpang cukup tajam dibandingkan sebelum pandemi virus corona melanda Bali, dan dunia umumnya,’’ kata Sriawan.

Baca juga :  Peduli Lansia, Ketua K3S Selly Mantra Serahkan Ini

Sriawan mengungkapkan pihaknya sedang memikirkan operator kapal cepat akibat penumpang naik turun menyebrang ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Sebab, kedua pulau ini menjadi destinasi wisata di Klungkung, karena menjadi wisata spiritual dan memiliki pemandangan yang menakjubkan. Sebelum ada pandemi Covid-19, wisatawan yang menyebrang ke Nusa Panida dan Nusa Lembongan mencapai ratusan ribu orang setiap bulan.

”Sekarang kebanyakan wisatawan domestik menyeberang ke Nusa penida dan Nusa Lembongan. Sementara wisatawan Asia dan Eropa sangat kecil karena kunjungan wisatawan ke Bali belum dibuka,’’ jelasnya. (103)

Baca juga :  Rawan Penyelundupan Narkotika, Jembrana Akan Dibangun Gedung Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini