Bentuk Wirausaha Muda, Pemkab Gianyar-PDIP Gelar Lomba Barista

0
6
Bentuk Wirausaha Muda, Pemkab Gianyar-PDIP Gelar Lomba Barista
LOMBA BARISTA - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, saat menghadiri Lomba Barista Kopi Bali.

Gianyar, DENPOST.id

Sebagai bentuk keberpihakan terhadap petani kopi lokal Bali, dan membentuk wirausaha muda, Pemkab Gianyar mengadakan lomba Barista Kopi Bali di Kori Maharani Villa and Resort, Sabtu (20/3/2021). Selain itu dilombakan pula meracik cocktail berbahan arak bali, lomba desain kreatif endek bali, desain kreasi busana adat pakem bali dan lomba website aksara Bali.

Ketua Panitia, I Made Gubag Sudariana, mengatakan, lomba ini merupakan implementasi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Kegiatan ini merupakan sinergi Pemkab Gianyar bersama Partai PDIPerjuangan.

Baca juga :  Wabup Kasta Berharap Masyarakat Selalu Disiplin

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, mengatakan, lomba mengambil konsep “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dalam mengajegkan adat, budaya maupun pembangunan Bali secara menyeluruh dalam satu pola, satu tata kelola, satu pulau. “Setiap tahun HUT PDI Perjuangan selalu diisi dengan lomba-lomba baik tentang sastra, lingkungan, barista seperti sekarang ini,” katanya.

Mahayastra menambahkan, selama memimpin Gianyar,dia merasa sudah ada stigma di mana sudah cukup berhasil memimpin Kabupaten Gianyar. Baik dari segi pemerintahan, dari sisi pembangun sumber daya manusia, kesehatan terbaik tingkat nasional, serta infrastruktur massif walaupun di masa pandemi.

Baca juga :  Air Telaga Waja Akhirnya Sampai di Tianyar Barat

Mahayastra  menyampaikan selamat kepada para peserta yang mengikuti lomba Barista Kopi Bali. Kepada yang menang, dia meminta harus serius dididik kembali serta ditambah unsur seninya. “Karena ciri khas Gianyar apapun dikolaborasikan dengan seni,” katanya. Setelah lomba ini, Mahayastra yakin akan muncul wirausaha-wirausaha muda.

Salah seorang peserta lomba, Ni Luh Gede Merta Yanti, mengaku grogi saat ikut lomba. Meski begitu dia berusaha menunjukkan yang terbaik. Dari segi bahan baku, dia menggunakan kelapa untuk kopi signature/ciri khasnya. Dalam lomba ini dia lebih fokus mengasah kemampuannya dalam meracik kopi untuk mencari pekerjaan nantinya. Dia juga yakin signature dari kopinya akan bisa diterima oleh pasar.  Sambil mencari bekal, dia berharap bisa ikut berwirausaha di bidang kopi. (c/116)

Baca juga :  Sanggar Keratuan Manggis Puri Gianyar Hidupkan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini