Lapas Singaraja MoU Dengan APH Buleleng

0
12
picsart 03 22 03.54.11
DIMUSNAHKAN - Pemusnahan barang hasil penggeledahan Lapas Klas II B Singaraja, Senin (22/3/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Lapas Singaraja melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Buleleng, Senin (22/3/2021) di Singaraja.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa; Kepala Staf Kodim 1609/Buleleng, Mayor Inf Gede Merta Santoso; Kepala Kejari Buleleng, I Putu Gede Astawa; Ketua Pengadilan Singaraja, I Gede Yuliartha; Kakanim Singaraja diwakili Kasi Inteldakim Mursalin dan Asisten Konselor Seksi Rehabilitasi BNNK Buleleng, Luh Made Deprianti.

Kegiatan ini sebagai bentuk persamaan persepsi antara APH dalam ketatalaksanaan Sistem Peradilan Pidana dalam mewujudkan Zero Overstaying di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja.

Baca juga :  14 OPD Dipindahkan ke RS Giri Emas

Kalapas II B Singaraja, Mutzaini, menyampaikan, overstaying dalam hal ini adalah tahanan yang sudah lewat masa penahanannya dan tidak/belum ada perpanjangan penahanan ataupun surat penahanan berikutnya, dan atau narapidana yang masih memiliki perkara lain tetapi masa pidana untuk perkara sebelnya telah habis tetapi tidak/belum ada surat penahanan untuk perkara selanjutnya.
“Oleh karenanya, dalam rangka mewujudkan Zero Overstaying serta memenuhi Keadilan Masyarakat dalam penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia serta menghindari penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum maka Lapas Singaraja sepakat dengan Aparatur Penegak Hukum lainnnya untuk melakukan Perjanjian Kerjasama,” ungkap Zaini. Kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang hasil penggeledahan. (118)

Baca juga :  Di Buleleng, Pasien Sembuh Covid-19 Sebanyak 22 Orang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini