Juni-Juli, Distan Prediksi Harga Cabai Tak Lagi Mahal

0
6
picsart 03 22 04.25.39
MAHAL - Juni-Juli, Distan memprediksi harga cabai tak lagi mahal.

Sumerta Klod, DENPOST.id

Harga cabai rawit masih tinggi di pasaran, bahkan mencapai Rp 120.000 per kilogram. Hal itu diakui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, IB. Wisnuardhana, ketika dijumpai pada Senin (22/3/2021) di kantornya.

Kata dia, harga cabai di atas Rp 100 ribu tidak saja terjadi di Bali, bahkan di seluruh wilayah pertanian Indonesia.
Selain karena produksi cabai yang minim karena belum musim panen, kondisi ini dampak dari gagal panen akibat cuaca penghujan yang tak menentu.

Baca juga :  Pandemi, BP Jamsostek Perkuat Komiten Antirasuah

Melihat dua faktor tadi, dia memprediksi harga cabai tak lagi mahal pada bulan Juni-Juli, seiring stabilnya cuaca alam dan musim panen.
“Sekarang tidak musim panen cabai, kalau Juni-Juli saya yakin harga cabai akan turun. Sebab semua komuditi pertanian termasuk cabai, itu kan musiman,” ungkapnya.

Dia menilai, masyarakat bisa mengonsumsi selain cabai rawit yang sedang mahal. Maka dia berharap masyarakat bisa memilih untuk mengonsumsi cabai merah besar, atau lokal Bali.
Melalui momentum ini, dia menerangkan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah menyelenggarakan program Pekarangan Pangan Lestari sejak 2017 lalu. Program ini mendorong masyarakat mewujudkan urban farming atau pertanian di kota.
Diharapkan bantuan itu bisa diberdayakan oleh masyarakat. “Sudah cukup banyak kelompok wanita tani yang kita bantu pemodalan, supaya bisa memanfaatkan lahan yang ada,” pungkasnya. (106)

Baca juga :  Ketua PKK Ajak Kader Tularkan Penggunaan Masker

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini