Pembangunan Pengolahan Sampah Belum Disetujui, DLH Pilih Lokasi Lain

0
10
picsart 03 22 05.21.03
DITOLAK - Pembangunan pengolahan sampah di kawasan Buana Giri masih ditolak warga.

Amlapura, DENPOST.id

Dinas Lingkungan Hidup akan membangun tempat pengolahan sampah melalui waste to energy yang rencananya dibangun di dekat TPA Butus dan Linggasana Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Rencana ini mendapat reaksi dari warga sekitar. Warga belum memberi tanggapan positif terkait pembanguan pengolahan sampah di kawasan mereka. Karenanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem belum dapat mengeksekusi program.

Kadis LH Karangasem, Ngurah Yudiantara, Minggu (21/3/2021) sore mengatakan, warga masih salah memaknai program tersebut. “Kita membuat tempat pengolahan sampah, namun warga mengira kita membuat tempat pembuangan sampah baru, ” ungkap Yudi. Padahal dengan pembangunan tempat pengolahan, bau busuk yang kerap dikeluhkan dari tumpukan sampah dapat teratasi. Dengan pengolahan efektif memanfaatkan teknologi, lanjutnya, TPA yang telah berkapasitas sampah berlebih ini ini akan teratasi.

Baca juga :  Ranperda APBDP Sah Jadi Perda, Fraksi Beri Banyak Pandangan 

Lebih lanjut Yudi memaparkan, sampah di dua TPA Kawasan tersebut rencananya diolah melalui waste to energy. Teknologi pengolah sampah asal Jerman yang menghasilkan bahan bakar refused derived fuel (RDF) / solid recovered fuel (SRF) yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar pencampur batubara pada PLTU. “Alatnya sudah teruji, hanya tinggal mengambil sampah dan diolah menjadi energi, ” jelasnya.

Terkait polemik ini, pihaknya memilih mengalah. Ia berencana akan kembali mencari tempat pengolahan di luar kawasan yang tak disetujui warga. “Kami mundur agar tak terjadi polemik, kami akan cari tempat lain. Namun masih dekat dengan dua TPA tersebut,” jelasnya. Dengan upaya ini, ia optimis dapat mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Karangasem. (yun)

Baca juga :  Belum Ada Instruksi Terkait Vaksin, Pemda Fokus Uji Usap

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini