Garap Anak Laki-laki, YSN Ditangkap

0
6
picsart 03 22 07.29.11
PELECEHAN SEKSUAL - Pelaku pelecehan seksual yang diamankan di Polres Jembrana.

Negara, DENPOST.id

Pelaku pelecehan seksual yang menggarap anak di bawah umur, YSN (21) asal Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya ditangkap Jajaran Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jembrana.

Tersangka kini diamankan di Mapolres Jembrana, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun. Dengan pasal yang dilanggar Pasal 82 UU nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Dari pengakuan tersangka, dia mengalami kelainan seksual menyimpang dan merasa senang melakukan tindakan itu, karena dulu pernah mengalami hal yang sama. Saat itu, dirinya juga masih anak di bawah umur. Atas perilakunya itu, kini tersangka diamankan di Polres Jembrana dan segera proses ke meja hijau.

Baca juga :  Setahun Tak Erupsi, Gunung Agung akan Turun Status

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita dalam pres rilis di Mapolres Jembrana, Senin (22/3/2021) mengungkapkan tersangka melakukan pelecehan seksual korban anak laki-laki umur 11 tahun. Kejadian ini, terjadi di salah satu yayasan di Lelateng, tempat korban tinggal.

Kejadian asusila tersebut terjadi pada, Selasa (16/3/2021) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu, korban bersama temannya tidur di salah satu ruangan di yayasan tersebut. Lalu pelaku yang tinggal di dekat yayasan sempat melihat korban tidur. Tiba-tiba pelaku menggotong korban yang tertidur lelap dan memindahkan ke ruangan sebelah Mushola.
Kemudian korban ditidurkan di atas matras dalam ruangan itu.
Pelaku lalu mencari benda tajam dengan tujuan untuk merobek celana korban dan saat itu, mendapati ada silet. Dengan alat itu, pelaku menyayat celana dan celana dalam korban di bagian belakang.

Baca juga :  Lamban Pengerjaan, Proyek Jembatan Tukad Kaliakah Diprotes Warga

Setelah itu, pelaku hendak menyodomi korban yang masih tertidur. Namun karena khawatir korban terbangun, pelaku mengaku hanya menggosok-gosokkan kemaluan di sekitar lubang anus korban. Karena belum keluar sperma, lantas pria 21 tahun ini melakukan onani hingga keluar. Setelah itu, pelaku meninggalkan korban.

“Korban dan pelaku ini sudah biasa bermain bersama di areal yayasan. Pelaku ini juga sering ke lokasi dan tinggal dekat lokasi rumah kakaknya. Kami menerima laporan ini, dan kami amankan tersangka,” kata Kasat Reskrim. (120)

Baca juga :  Pasien Covid-19 di Jembrana Meningkat, Tiga Hotel Dijadikan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini