Selasa, Gianyar Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

0
12
picsart 03 22 08.38.37
DISEMPROT DESINFEKTAN - Ruang kelas di salah satu sekolah di Gianyar, saat disemprot desinfektan untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

Gianyar, DENPOST.id

Sejumlah sekolah, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gianyar, menyatakan siap untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Bahkan SMPN 1 Gianyar mengaku telah siap untuk mulai melaksanakan PTM yang dimulai, Selasa (23/3/2021). Kesiapan ini karena selain telah melakukan simulasi belum lama ini, PTM yang kembali digelar ini juga sejak lama telah diharapkan sebagian besar orang tua siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen dan Kehumasan SMPN 1 Gianyar, I Ketut Sadia, Senin (22/3/2021) menjelaskan persiapan untuk PTM sudah lama dilakukan oleh guru dan karyawan SMPN 1 Gianyar. Bahkan pada November 2020, sudah simulasi PTM.

Baca juga :  Lagi, Tiga Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Bali

Untuk mendukung PTM ini, pihak sekolah sudah menyedikan sejumlah tempat cuci tangan, hand sanitizer, penyemprotan desinfektan di seluruh ruang kelas dan lingkungan sekolah dan siswa menggunakan masker.

Menurut dia, PTM memang diharapkan sebagian besar orang tua siswa di SMPN 1 Gianyar. Hal itu ditandai dengan surat pernyataan dari orang tua siswa dengan bermaterai, di mana orang tua setuju jika anaknya mengikuti PTM. Dikatakan dia, sebagian besar setuju anaknya ikut PTM sekitar 80 persen dan bagi yang tidak setuju tetap pembelajaran secara daring.

Setelah hasil rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar diumumkan kepada para kepala sekolah di Gianyar, pihaknya langsung menggelar rapat pada, Minggu (21/3/2021) secara virtual dan menyampaikan kepada para siswa bahwa PTM akan dibuka mulai, Selasa.

Baca juga :  Diduga Rem Blong, Truk Nyungsep ke Jurang

Dikatakan, dalam PTM ini SMPN 1 Gianyar akan berlakukan double shift, satu shift ada sesi 1 dan sesi 2, apalagi saat ini mereka sedang menghadapi penilaian tengah semester.
Dengan diberlakukannya double shift ini, maka kelas VIII dan IX melakukan PTM pagi dan siang hari, di mana dalam satu shift akan dibagi menjadi 2 sesi. 

Sedangkan untuk siswa kelas VII tetap masuk siang. Jumlah siswa dalam satu kelas diatur 50 persen dalam satu sesi. Jika siswa dalam satu kelas 40 orang, maka satu sesi diikuti oleh 20 orang siswa. Bahkan ada jarak 40 menit antara yang pulang dan datang, sehingga ada waktu untuk siswa mempersiapkan diri, sehingga tidak terjadi kerumunan.

Baca juga :  Bupati Mahayastra Salurkan 31.500 Paket Bantuan Tahap III

Dalam pembelajaran nanti, seluruh siswa tetap menggunakan masker begitu juga para guru. Di samping itu, seluruh warga sekolah harus rajin mencuci tangan, apalagi di SMPN 1 Gianyar telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan.

Salah seorang siswi SMPN 1 Gianyar, Luh Putu Amelia Putri asal Banjar Bona Kelod, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar mengaku sangat senang karena setelah sekian lama ditutup, kini sekolah bisa dibuka kembali. Dengan demikian bisa ketemu bersama teman-temannya. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini