Harga Cabai Tembus Rp 100 ribu, Pembeli Waswas Cabai Dicat

0
8
picsart 03 23 05.35.46
CABAI - Pembeli minta dinas terkait melakukan pengawasan terhadap komoditi cabai untuk mengantisipasi beredarnya cabai berpewarna.

Amlapura, DENPOST.id

Di tengah melambungnya harga cabai di Pasar Amlapura, sejumlah pembeli dibuat waswas. Pasalnya, maraknya aksi mewarnai cabai, membuat pembeli khawatir hal tersebut terjadi di Pasar Amlapura. Sejumlah pembeli bahkan sempat mengeluhkan menemukan cabai yang mengarah ke ciri-ciri cabai berpewarna.

Salah satunya dikeluhkan pembeli, Sudiartha. Diwawancara pada Senin (22/3), ia menuturkan sempat membeli cabai yang berwarna merah justru tak terasa pedas. “Ujungnya merah, batangnya hijau. Baru dicicip tidak pedas seperti cabai merah lainnya,” ungkap warga asal Tumbu, Karangasem ini. Dia khawatir cabai yang ia beli berpewarna. Ia memang belum dapat membuktikan secara pasti. Namun dari rasa dan tampilan, menurutnya tampak mencurigakan. “Saya beri 1/2 kilogram, bercampur ada yang hijau ada yang merah. Ada juga yang merah ujungnya saja, ” imbuhnya.

Baca juga :  Belum Diplaspas, 10 Palinggih baru di Pura Tangkas Kori Agung Cebulik Terbakar

Dia berharap, pihak terkait agar melakukan pengawasan. Agar tak ada oknum yang justru mengambil keuntungan. Terlebih di tengah Pandemi covid-19 hal tersebut berbahaya untuk kesehatan.

Hingga Selasa (23/3/2021) harga cabai di Pasar Amlapura masih di kisaran Rp 100 ribu per kilogramnya. Salah satu pedagang, Made Suji, menuturkan, tak hanya cabai merah, cabai dalam kondisi hijau juga harganya melambung mencapai Rp 40 ribu per kilogram. “Pasokannya kami peroleh dari Jawa, ” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Tak Bawa Hasil Rapid Test, Puluhan Orang Balik Kanan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini