Mendagri : Setelah Vaksin Harus Tetap Patuhi Prokes

0
11
picsart 03 23 07.33.07
KUNJUNGAN MENDAGRI - Mendagri Tito Karnavian, didampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Bupati Gianyar, Made Mahayastra, saat mengunjungi vaksinasi massal di Banjar Tegallantang, Kelurahan Ubud, Gianyar, Selasa (23/3/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Setelah Menteri Kesehatan RI dan Presiden RI, Joko Widodo mengunjungi Ubud belum lama ini, kini giliran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengunjungi Ubud, Selasa (23/3/2021).

Kunjungan Mendagri Tito Karnavian, didampingi Gubernur Bali, Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, Sekda Provinsi Bali, Bupati Gianyar dan sejumlah pejabat penting lainnya ke lokasi vaksinasi di Banjar Tegallantang, Kelurahan Ubud, Gianyar.

Di mana program vaksinasi massal di kawasan ini sudah digelar sejak, Senin (22/3/2021).

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi vaksinasi yang disebutnya berbasis mikro yang berlangsung sangat tertib. Dikatakan Mendagri, tidak banyak yang melaksanakan vaksinasi tingkat banjar (mikro), adanya tingkat desa, kampung, kelurahan atau kecamatan. Vaksinasi di tingkat banjar menurut dia, lebih tertib dan teratur.

Baca juga :  Hiu Raksasa Terdampar di Pantai Pekutatan

“Dengan adanya keteraturan jam, yang datang siapa, yang mau disuntik dan yang lain-lainnya ini, sehingga keluar masuk orang dapat berlangsung dengan baik,” kata Mendagri Tito Karnavian.

Dia pun berpesan bagi masyarakat yang sudah divaksin jangan langsung merasa sudah aman, namun harus tetap atuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Ditambahkan dia, antibodi bisa terbentuk sempurna dalam waktu 3 hingga 4 Minggu, setelah vaksin kedua dilakukan. “Setelah tiga sampai empat Minggu itu akan dicek, keluar tidak antibodinya? Kalau antibodi sudah terbentuk, maka relatif aman. Tapi tetap pakai masker karena ini masalah dunia. Saya doakan semoga semuanya berjalan lancar dan semuanya sukses semua mengeluarkan antibodi, sehingga Bali menjadi aman, pariwisata hidup lagi dan ekonomi hidup lagi,” ujarnya.

Baca juga :  Angin Puting Beliung, Bangunan dan Truk Rusak Ditimpa Pohon

Mendagri Tito Karnavian menegaskan kepada Gubernur  Bali, Wayan Koster dan Bupati Mahayastra bahwa kawasan Ubud sebagai zona hijau merupakan prioritas untuk vaksinasi. Jadi semua warganya segala umur wajib divaksin. Di luar daerah yang ditarget menjadi zona hijau, vaksinasi diprioritaskan pada orang yang memiliki faktor resiko.

Sementara Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menjelaskan vaksinasi di kawasan Ubud akan selesai dilaksanakan dalam kurun waktu tujuh hari. Vaksinasi massal berbasis banjar diberikan kepada 32.000 orang dari 47.000 orang yang telah didata. Dikatakan vaksin tahap kedua akan diberikan, setelah delapan Minggu melakukan vaksin pertama. (116)

Baca juga :  Keluyuran Saat Nyepi, WNA Dirantai Pecalang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini