Pelanggaran Tata Ruang Marak, Dewan Minta PUPR Lakukan Pendataan

Pelanggaran Tata Ruang Marak, Dewan Minta PUPR Lakukan Pendataan
SIDAK - Komisi III DPRD Kota Denpasar saat sidak ke kawasan ruang lindung Pantai Sanur, Jumat (26/3/2021).

Sanur, DENPOST.id

Masih maraknya pelanggaran tata ruang, khususnya ruang lindung di pesisir Pantai Sanur mendapat perhatian serius Komisi III DPRD Kota Denpasar. Terlebih saat ini Pansus XI DPRD Kota Denpasar tengah menggodok Ranperda tentang Perubahan Atas Perda No. 11 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Denpasar. Terkait masih maraknya pelanggaran tersebut, Komisi III minta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan  Ruang (PUPR) segera mendata secara detail jumlah pelanggaran yang terjadi di  pesisir Pantai Sanur.

Baca juga :  Perkuat PDIP di Bali, Koster Fokus Mantapkan Visi Nangun Sat Kerti Loka Bali

Itu terungkap saat Komisi III DPRD Kota Denpasar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pantai Sanur, Jumat (26/3/2021). Sidak dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, didampingi Ketua Komisi III, Eko Supriadi.

Mariyana Wandhira menegaskan, dalam pembahasan Ranperda RTRW ini tak cukup jika hanya di belakang meja. Pihaknya perlu mengetahui kondisi tata ruang di lapangan, termasuk pelanggaran yang terjadi. Bukan hanya di pesisir Pantai Sanur, namun perlu juga ditelusuri kondisi fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum)  di perumahan-perumahan. ‘’Komisi III akan segera menjadwalkan turun ke perumahan-perumahan, apakah benar fasos / fasum itu masih ada,’’ kata Mariyana Wandhira.

Sementara Eko Supriadi,  didampingi anggotanya, Susruta Ngurah Putra, mengatakaan pelanggaran tata ruang, khususnya di wilayah ruang lindung Sanur sudah sangat memprihatinkan. Karena berdasarkan regulasi, di depan jogging track tidak diperbolehkan ada bangunan. Tapi kenyataannya regulasi itu dilanggar. Apalagi sebelumnya sempat viral di media sosial, ada pemilik usaha yang melarang masyarakat memanfaatkan pantai.

Baca juga :  Distan Siapkan 47.715 Dosis Vaksin Rabies Gratis

Kadis PUPR, Jimmy Sidartha, mengatakan, saat ini pihaknya bersinergi dengan Dinas Pariwisata, Dinas PU Provinsi dan Balai Wilayah Sungai (BWS)  menata kawasan publik. Di mana Diparda tengah merancang penataan kawasan Sanur, m elalui manajemen penataan pantai. ‘’Kami akan segera melakukan pendataan, untuk nantinya dibahas dalam rapat,’’ kata Jimmy Sidartha. (105)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini