Polsek Ubud Gulung Gerombolan Curanmor

0
11
picsart 03 26 06.26.23
BB DAN TERSANGKA - Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja, saat menunjukkan sejumlah barang bukti dan empat orang tersangka di Mapolsek Ubud, Jumat (26/3/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran Polsek Ubud berhasil menggulung gerombolan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Empat orang pelaku berhasil diamankan, dengan delapan unit sepeda motor dari 16 TKP. Kini polisi masih mengembangkan kasus ini.

Sebab, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dibalik jaringan curanmor ini. Motor curian sempat dijual di Bali hingga ke Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Empat orang tersangka dan sejumlah barang bukti (BB) dibeberkan di Mapolsek Ubud, Jumat (26/3/2021).

Baca juga :  Basmi Hama Tikus, Pemkab Gianyar Lepas Burung Hantu

Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja, didampingi Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP I NYoman Hendrajaya dan Kanit Reskrim Polsek Ubud menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Yoan Atmaja (35) asal Bandung. Korban yang tinggal di Perum Kuta Badung, melapor ke Mapolsek Ubud bahwa satu unit sepeda motor DK 5154 ABY yang disewa orang asing Gilbert Valentine James Johnson pada saat menginap di sebuah villa di Banjar Panestanan Kaja, Desa Sayan, Ubud, Gianyar hilang.

Baca juga :  Para Pemilik Toko ‘’Mesadu’’ ke DPRD Gianyar

Motor sewaan yang hilang ini, kemudian dilaporkan kepada pemilik Yoan, dan selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Ubud. Hasil olah TKP dan keterangan saksi mengarah kepada pelaku yang tinggal di Denpasar Selatan, dan berhasil menangkap pelaku Nico Marantama alias Nico (27) alamat Jalan Raya Kuning, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cekung, Jakarta Timur, DKI Jakarta di salah satu rumah kontrakan berikut sepeda motor korban.

Baca juga :  Di Abuan Kangin, 14 Orang Sekeluarga Positif Corona

Pelaku kemudian diinterograsi dan dibawa ke Mapolsek Ubud. Dari pengakuan pelaku Nico dirinya mencuri bersama sejumlah temannya, yakni Juli Rubiyanto alias Booby (23) dan Alvian Dwi Cahyo (22), serta Deni Kiky Setyawan alias Deni (24). Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP. (116) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini