Seorang Petani di Jembrana Tewas Gantung Diri

0
10
picsart 03 27 08.33.08
DIPERIKSA - Korban gantung diri saat diperiksa petugas.

Negara, DENPOST.id

Kasus gantung diri kembali terjadi di Jembrana. Ulah nekat ini dilakukan seorang petani dari Banjar Tibu Beleng Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Wayan Sutarma ( 73), Sabtu (27/3/2021).
Korban ditemukan gantung diri oleh anak kandungnya, Gede Susmahardika (43) dan ipar korban Ni Ketut Puri (41).

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Made Karsa, mengatakan, awalnya anak korban datang ke rumah korban bermaksud membawakan lauk. Hal ini rutin dilakukan setiap hari.
Kemudian dia langsung menuju dapur untuk menaruh lauk.
Tiba-tiba dia melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri di dalam dapur dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Baca juga :  Ledang Jadi Plh Bupati Jembrana

Di sebelahnya ditemukan kursi kayu.
Selanjutnya dia memberitahukan kejadian tersebut kepada ipar korban dan warga lainnya.
Kemudian melalui Perbekel Desa Penyaringan kejadian tersebut dilaporkan ke Mapolsek Mendoyo guna proses lebih lanjut.

Pada saat personel Polsek Mendoyo tiba di TKP ditemukan korban masih dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru, mengenakan celana traning panjang warna hitam, tanpa mengenakan baju dan kaos kaki warna hitam.
Dari hasil pemeriksaan tim medis UPTD Puskesmas 1 Mendoyo, dr Komang Rai Widia Astika dan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Jembrana, didapat hasil terdapat bekas jeratan tali pada leher dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga :  Penumpang Hanya Kantongi Hasil Tes Antibodi, Satu Bus Diminta Putar Balik

Dari keterangan saksi-saksi bahwa korban diduga nekat melakukan gantung diri akibat sakit komplikasi yang diderita oleh korban beberapa bulan terakhir. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta tidak akan menuntut pihak manapun. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini