KETEMU, PEMILIK MOBIL YANG HALANGI DAMKAR TAK DITINDAK

0
126
KETEMU, PEMILIK MOBIL YANG HALANGI DAMKAR TAK DITINDAK
DIDATANGI POLISI – Pengemudi Mercedes Benz DK 89 YP yang viral karena menghalangi laju mobil Damkar didatangi polisi, Senin (29/3/2021).

Kereneng, DENPOST.id

Aparat Dit. Lantas Polda Bali akhirnya menemukan pemilik mobil mewah Mercedes Benz DK 89 YP yang viral karena menghalangi mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Denpasar. Pengemudi mobil tersebut rupanya seorang ibu-ibu bernama Lamianti Pamungkas, asal Sanur, Denpasar Selatan.

Hanya saja, polisi tidak memberikan sanksi terhadap tindakan pengemudi mobil tersebut. Pengemudi hanya dimediasi dan memberikan klarifikasi pada pihak Damkar Denpasar di Mapolda Bali, Senin (29/3/2021). “Dari nomor polisi mobil itu, kami ketahui alamat pemiliknya. Dan kami datangi rumahnya (Sanur) kemudian kami panggil yang bersangkutan dan pertemukan dengan Dinas Damkar untuk klarifikasi,” terang Dirlantas Polda Bali, Kombes Indra.

Baca juga :  Diduga Lecehkan Siswi SMP, Pensiunan Guru Diciduk

Mengapa saat diparkir di rumahnya pelat nomornya dicopot? Ditanya begitu, Indra mengatakan pemilik mobil mengaku panik dan takut setelah video mobilnya viral di media sosial. “Bukan mobil bodong. Kami temukan alamat pemiliknya berdasarkan melacak pelat mobil tersebut,” imbuhnya.

Menurut Indra, sebelumnya video Lamianti Pamungkas yang mengendarai mobilnya nampak menghalangi laju mobil Damkar di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. “Dari pengakuan Lamianti Pamungkas, dia tak berniat menghalangi mobil damkar itu. Dia hanya panik saja di belakangan ada klakson kencang dan ada orang teriak-teriak. Setelah lewat simpang dia ke pinggir. Dia mengatakan tidak ada niat menghalangi. Karena panik saja,” ucapnya, yang menirukan keterangan Lamianti Pamungkas.

Baca juga :  Pansus IX Usulkan Penyertaan Modal Secara Terpisah

Selain itu, sambung Indra, pemilik mobil itu juga mengakui jika dirinya baru kali ini mengalami hal seperti ini. Hal itulah yang membuat dirinya panik saat melewati Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, tiba-tiba dari arah belakang ada mobil Damkar yang melaju kencang dengan suara sirene dan bel yang keras juga. β€œDia pun panik dan bingung mau menepikan mobilnya. Apalagi saat itu di Jalan Teuku Umar terdapat media jalan, sehingga dia berusaha melewati persimpangan dan mempersilakan damkar lewat,” ujarnya.

Kombes Indra tidak menampik jika pengendara mobil itu melanggar lalu lintas. Yakni melanggar aturan pasal 134 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang memberikan prioritas jenis kendaraan di jalan raya seperti kendaraan berupa mobil Damkar, ambulance dan VVIP. Namun kendati melanggar, polisi tidak melakukan tindakan penilangan terhadap Lamianti Pamungkas.

Baca juga :  Dua Kasus Pembunuhan di Denpasar Belum Terungkap

“Kami berikan edukasi dan kepada masyarakat bahwa ada ketentuan yang harus dipahami dalam berlalu lintas. Yang bersangkutan ada SIM dan STNK yang masih berlaku. SIM-nya sudah keluar sejak 3 tahun lalu. Dan ini pelajaran buat dia untuk semakin memahami berlalu lintas. Tidak ada wajib lapor. Hanya edukasi,” pungkasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini