Nyangkut di Bebatuan Tukad Unda, Mayat Orok Gegerkan Warga Semarapura

0
11
Konsep Otomatis
EVAKUASI MAYAT BAYI - Petugas mengevakuasi mayat bayi yang sebelumnya ditemukan di aliran Tukad Unda, Klungkung, Senin (29/3/2021) malam. (Denpost.id/ist)

Semarapura, DenPost.id

Sesosok jasad bayi ditemukan di aliran Tukad Unda di Kelurahan Semarapura Klod-Kangin, Klungkung, Senin (29/3/2021) malam. Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ini nyangkut di sela-sela batu dan tumpukan sampah, dengan kondisi telanjang dan tali pusar sudah putus.

Informasi yang diperoleh di lapangan, mayat bayi tersebut awalnya ditemukan Wayan Suartika (35) ketika mencari lumut untuk umpan memancing sekitar pukul 06.00. Saat itulah warga asal Banjar Pande Kota, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, ini kaget melihat mayat bayi mengambang di Tukad Unda.

Baca juga :  Tingkat Hunian Cuma 1,6 Persen, Empat Hotel di Nusa Dua Tutup Operasional

Lantaran ketakutan, Wayan Suartika segera lari meninggalkan lokasi penemuan mayat bayi itu. Suartika kembali ke Tukad Unda untuk memancing sekitar pukul  15.00. Dia melihat mayat bayi tersebut tetap berada di sana, tapi lokasinya berpindah sekitar 15 meter dari posisi semula. Suartika sempat bingung bertindak. Karenanya, satu jam kemudian yakni sekitar pukul 16.00, dia akhirnya melapor ke polisi.

Mendapat laporan, Polres Klungkung bersama petugas BPBD Klungkung turun mencari mayat bayi laki-laki tersebut. Namun saat dicari-cari, mayat sang bayi tidak ditemukan di lokasi. Petugas baru menemukannya sekitar pukul 21.00, berjarak 100 meter diar lokasi awal. Mayat nyangkut di bebatuan dan tumpukan sampah.

Baca juga :  Puskesmas Klungkung II Tangani 23 Kasus HIV/AIDS, Seorang Meninggal

Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada menyebutkan saat ditemukan, kondisi bayi tersebut telanjang dan tali pusarnya sudah putus. “Setelah ditemukan, mayat bayi tersebut  kemudian dibawa polisi ke RSUD Klungkung untuk divisum,” tandasnya. (wia)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini