PHDI Pastikan Tersangka Dugaan Pencabulan Bukan Sulinggih

0
9
picsart 03 30 06.08.18
Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. IGN Sudiana.

Sumerta Kelod, DENPOST.id

Belum lama ini, publik diriuhkan kabar seorang yang berpenampilan sulinggih ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan, dan kini ditahan di Mapolda Bali.
Menelisik kebenaran status sulinggih yang bersangkutan, PHDI Provinsi Bali telah melakukan penelusuran. Hasilnya, I Wayan M yang berpenampilan sulinggih saat ditahan dikatakan bukanlah sulinggih.

“Menurut nabe-nya di Karangasem, dia baru menjalani pewintenan Bawati. Jadi belum pernah madiksa,” ungkap Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. IGN Sudiana diwawancarai, Senin (29/3/2021) di Denpasar.

Baca juga :  Gubernur Tambah Tujuh Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Atas dasar itu, dia berharap kepada penegak hukum agar tidak menggunakan penyebutan sulinggih dalam persidangan. Hal itu menurutnya penting, mengingat sulinggih adalah sosok yang disucikan di Bali.
Karenanya tidak diperkenankan orang yang masih berstatus sulinggih dipersoalkan secara hukum, sebelum kesulinggihannya dicabut oleh nabe atau guru spiritualnya.

Dia menerangkan, langkah ini dilakukan PHDI untuk mencegah pandangan negatif yang berdampak kepada sulinggih-sulinggih Hindu lainnya. Belajar dari peristiwa ini, dia mengajak semua pihak, khususnya penegak hukum agar meningkatkan sinergi bersama PHDI.

Baca juga :  Gubernur Koster Ajak Universitas Dukung Produksi Arak

“Sesuai dengan putusan Pesamuan Agung memang ada, kalau ada sulinggih yang melakukan tindakan pidana. Maka nabe-nya dapat mencabut, ngelungkar gelung istilahnya. Supaya beliau menjadi welaka (umat umum), barulah diproses (hukum),” tegas Sudiana. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini