Urus Jenazah Suami di RS, Usaha Laundry Dibobol Pengamen

0
8
Urus Jenazah Suami di RS, Usaha Laundry Dibobol Pengamen
PENCURI - Pencuri yang mebobol usaha laundry di Banjar Sila Dharma, Mengwitani, Mengwi, Badung, ditangkap polisi.

KENESTAPAAN dialami seorang warga Banjar Wira Dharma, Mengwitani, Badung yakni Ni Nyoman Ayu Ariati. Di tengah duka ditinggal sang suami untuk selamanya, usaha laundry-nya malah dibobol maling. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mengurus jenazah suaminya di RSUD Badung.

Pembobol laundry korban yang terletak di Banjar Sila Dharma, Mengwitani adalah seorang pengamen, Johandi (22). Dia ditangkap saat mengamen di Jalan Simpang Empat Gatut Subroto Barat, Denpasar, Senin (29/3/2021).

Kapolsek Mengwi, AKP Putu Diah Kurniawandari, mengatakan, Johandi mencuri pada Selasa 23 Maret 2021 sekitar pukul 10.00. Saat kejadian laundry tutup, karena korban sedang mengurus jenazah suaminya di RSUD Badung. “Korban lantas ke TKP usai datang dari rumah sakit, sekitar pukul 12.00,” terangnya, Rabu (31/3/2021).

Baca juga :  BP Jamsostek Konsen Tingkatkan Kepesertaan

Setibanya di TKP, korban kaget karena barang-barangnya di atas meja hilang. Seperti tas salempang warna hitam yg di dalamnya berisi laptop merek Azus, kabel charger dan mouse, beberapa buku tabungan, STNK mobil serta surat-surat berharga lainnya, termasuk PS 3, handycam serta Tab Samsung. “Korban mengalami kerugian mencapai Rp 16 juta,” ucap Diah.

Berdasarkan laporan korban, sambung Diah, dilakukan pengejaran terhadap tersangka. Petugas sempat mendapatkan informasi jika tersangka berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Saat diburu ke sana, tersangka sudah pergi dari tempatnya menginap. Kemudian petugas kembali ke Bali. “Anggota kami mendapatkan informasi jika tersangka kos di Jalan Gunung Soputan, Denbar. Saat dicari ternyata tersangka sedang keluar. Akhirnya sekitar pukul 21.00, tersangka ditangkap saat ngamen di sipang empat Jalan Gatot Subroto Barat,” imbuhnya.

Baca juga :  Krama Badung Menjerit, Pemerintah Didesak Segera Cari Solusi

Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya mencuri di tempat usaha laundry milik Ni Nyoman Ayu Ariati dengan cara lompat tembok belakang dan masuk ke TKP. Kemudian barang-barang yang dicuri dijual ke seorang penadah berinisial DD seharga Rp 1,5 juta. “DD masih diburu. Uang hasil penjualan barang yang dicuri tersangka kirim ke orang tuanya di Lombok Barat,” pungkasnya. (yan)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini