Antisipasi Teror, Operasi Yustisi Libatkan Desa Adat

0
4
Antisipasi Teror, Operasi Yustisi Libatkan Desa Adat
RAPAT - Rapat tim kewaspadaan dini untuk antisipasi keamanan pascapeledakan bom di Makassar.

Negara, DENPOST.id

Pascaledakan bom bunuh diri di Makassar, kewaspadaan dini di Jembrana langsung ditingkatkan. Apalagi Jembrana memiliki banyak jalur tikus dengan bentangan pantai cukup panjang sehingga berpotensi sebagai tempat penyelundupan.

Tim kewaspadaan dini yang melibatkan Intelkam Polres Jembrana, Intel Kejari Jembrana, Kodim 1617/Jembrana, BAIS, Satpol PP serta Kesbangpol Jembrana, Selasa (30/3/2021) menggelar rapat. Dari rapat tersebut terungkap bahwa untuk antisipasi perlu segera melaksanakan kegiatan operasi tim yustisi kaitan dengan penduduk pendatang.

Baca juga :  PUTING BELIUNG TERJANG WARNASARI KAJA, 10 RUMAH RUSAK

Operasi Yustisi ini akan menyasar tempat-tempat penginapan, kos-kosan maupun rumah singgah yang ditempati penduduk pendatang. Selain itu, operasi yustisi ini juga akan melibatkan desa adat.

Kasat Intelkam Polres Jembrana, AKP Ni Komang Sri Subakti, meminta seluruh pihak bekerjasama melakukan pengamanan serangkaian kegiatan Umat Kristiani. Khususnya serangkaian peringatan Paskah, meliputi ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung serta Paskah pada Minggu (4/4/2021) mendatang.

Baca juga :  Lagi, Jembrana Tambah Enam Kasus Covid-19

“Memperketat pengawasan pintu masuk Pulau Bali di Gilimanuk dan jalur-jalur tikus. Sistem keamanan juga ditingkatkan dan operasi yustisi dilakukan secara berkesinambungan,” kata Subakti. Setelah Paskah, pengamanan juga akan berlanjut pada rangkaian Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Badan Kesbangpol Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, menyebutkan, secara geografis Kabupaten Jembrana memiliki bentangan laut kurang lebih 73 km dari pelabuhan Gilimanuk dan rata-rata wilayah kecamatan memiliki pelabuhan-pelabuhan tradisional yang sering disebut dengan jalan-jalan tikus. Di samping itu, di Jembrana juga banyak terdapat tempat ibadah baik Pura, Gereja, Masjid, Mushola dan Kelenteng atau Vihara. (120)

Baca juga :  Demi Berebut Jembrana 1, Prihenjagat Rela Lepas Jabatan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini