Vaksin Anjing, Distan Sasar Perbatasan Denpasar Dengan Badung

0
6
picsart 04 01 10.53.24
SISIR RUMAH – Dokter hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar menyisir anjing peliharaan yang belum divaksin ke rumah warga Banjar Robokan, Desa Padangsambian Kaja, Denbar.

Lumintang, DENPOST.id

Setelah menuntaskan vaksinasi ratusan ekor anjing di 10 dusun di Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat (Denbar), Senin (29/3/2021) lalu. Kini, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar melanjutkan vaksin hewan penular rabies (HPR) di perbatasan Denpasar Utara (Denut) dengan Kabupaten Badung, Senin (5/4/2021) mendatang.

Kasi Kesehatan Hewan, Drh. IA Made Sri Martini, mengatakan, vaksinasi anjing diawali dari Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung. Mengingat kedua wilayah ini merupakan pintu masuk lalu lintas manusia dan anjing bisa masuk dari segala arah jalan ke Denpasar sehingga sulit melakukan kontrol. Apalagi vaksin yang tersedia sangat terbatas sehingga diproritaskan vaksin anjing di wilayah perbatasan.

Baca juga :  Mengerikan, Begini Efek Narkoba Jenis Baru yang Diduga Dikonsumsi Syiva Sabila

”Kita perkuat dan memperkebal tubuh anjing yang ada di desa/kelurahan perbatasan Denpasar dengan desa yang ada di Badung agar tidak mudah penyakit rabies masuk ke Denpasar,’’ kata Sri Martini, Kamis (1/4/2021).

Sri Martini menjelaskan, vaksinasi anjing di Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung dilakukan di balai banjar dan balai desa yang telah ditentukan. Masyarakat yang memvaksin anjing tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) 4M yakni memakai masker, mencuci tangan, mengatur jarak dan menghindari kerumunan guna mencegah penularan virus corona. ”Kalau ada masyarakat tidak memvaksin anjing peliharaan selama ada jadwal di Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung, kami menyisir rumah warga,’’ ujarnya.

Baca juga :  Antisipasi Virus Corona, Parta Minta Pemerintah Lakukan Ini

Dia mengungkapkan, vaksinasi anjing di dua wilayah tersebut tetap melibatkan dokter mandiri dari yayasan. Pasalnya, tenaga dokter hewan yang dimiliki Dinas Pertanian terbatas, sehingga tidak bisa menjangkau lebih banyak dusun/lingkungan yang ada di Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung untuk melakukan vaksinasi. ”Kami sudah jadwalkan mulai Senin depan turun ke lapangan bersama tim setiap hari melakukan vaksin anjing di masing-masing dusun/lingkungan,’’ jelasnya.

Baca juga :  Distan Denpasar Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Dia mengungkapkan, merebaknya virus corona mulai Maret 2020 hingga sekarang, vaksinasi rabies dibatasi karena anggaran yang diberikan sangat terbatas. Anggaran vaksinasi rabies dipotong, baik pengadaan vaksin maupun biaya operasional. Karenanya target vaksinasi anjing tahun lalu rendah. Tahun 2021 ini ditargetkan vaksinasi 80 persen anjing untuk kekebalan imunitas kelompok anjing agar tidak terjadi kasus penularan rabies. ”Terobosan ini kami lakukan masa pendemi Covid ini guna mempertahankan Denpasar tetap bebas (zero) rabies selama 4 tahun dari 2017 ampai awal April ini,’’ ucapnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini