Masuk 100 Daerah Rawan Bencana, Karangasem Akan Dipasang Alat Ini

picsart 04 02 05.48.17
RAWAN BENCANA - Karena rawan bencana, Karangasem dipasang alat shelter seismik dan InaTEWS.

Amlapura, DENPOST.id

Indek Resiko Bencana Indonesia (IRBI) mencatat Kabupaten Karangasem berada di urutan 93 dari 100 daerah rawan bencana di Indonesia, yang memiliki resiko bencana sangat tinggi.

Atas kondisi ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) Denpasar berencana memasang alat shelter seismik di Wilayah Sidemen, Karangasem.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengungkapkan tujuan pemasangan shelter seismik adalah untuk menghitung kekuatan gempa dan mengetahui titik lokasi gempa sekitar Karangasem. “Dipilih di Sidemen atas pertimbangan lokasi lempeng bebatuan dan noise yang ganggu sensor, ” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Arimbawa menuturkan saat ini pihaknya bersama BMKG kini tengah melakukan survei lokasi. “Setelah survei, BMKG berkerjasama dengan BPBD Karangasem akan memasang peralatan itu,” imbuhnya.

Baca juga :  Antisipasi PMK di Pasar Beringkit, Distan Terjunkan Dokter Hewan

Tak hanya shelter seismik, beberapa waktu lalu BPPT bersama BPBD Karangasem memasang alat sensor peringatan dini tsunami (InaTEWS) sebanyak dua unit. Keduanya dipasang di Pantai Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. “Lokasi pemasangannya satu unit dipasang di laut, sisanya dipasang di pesisir sesuai hasil kajiannya, ” jelasnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini