Togar Situmorang: Aparat Hukum Wajib Bertindak Tegas Terhadap Terorisme

0
6
Togar Situmorang (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost.id
Aksi terduga teroris yang berupaya melakukan penyerangan di area Mabes Polri, Jaksel, Rabu (31/3/2021) sore, tidak boleh ditoleransi karena Mabes Polri adalah tempat vital dan sebagai bagian wibawa pilar hukum Indonesia. Dewan Pakar Forum Bela Negara RI, Bali, Togar Situmorang, S.H., C.Med., M.H., MAP, CLA, mengatakan hal itu Kamis (1/4/2021).

Menurutnya, aksi atau tindakan terorisme ini makin hari kian merajalela sehingga menimbulkan kecemasan dan ketakutan bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu penegak hukum wajib bertindak tegas terhadap seluruh pelaku teror. ‘’Tindakan tegas akan menciptakan stabilitas bagi Indonesia,” papar advokat yang dijuluki Panglima Hukum ini.

Dia menambahkan harus ada sinkronisasi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan undang-undang lain seperti di bidang lalu lintas orang (imigrasi dan perdagangan orang), lalu lintas barang (senjata, pabean, narkotika dan bahan kimia/biologis) serta lalu lintas uang ( perbankan, ITE, pasar modal dan pencuncian uang ) agar ruang gerak orang radikal atau oknum yang hendak melakukan tindakan terorisme lebih terminimalisasi.

Baca juga :  Upacara "Panca Yadnya" di Denpasar Wajib Terapkan Prokes

Pria berdarah Batak ini menilai sikap tegas yang diberikan penegak hukum dapat menciptakan kondisi aman dan mengantisipasi ancaman serupa terulang. ‘’Indonesia adalah negara hukum, sehingga harus menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Jangan sampai ada satu tetes darah yang ditumpahkan atas nama kejahatan dan terorisme,’’ tambah Togar.

Negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme. Pemerintah harus bersikap tegas terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat. “Aparat kepolisian harus mampu mengungkap dan menindak aktor intelektual di balik aksi-aksi teror yang terjadi di Tanah Air. Kami juga minta aparat kepolisian tegas terhadap radikalisme dan tidak boleh ada kesan negara kalah dalam menghadapi terorisme,’’ tandasnya. (yad)

Baca juga :  Lagi, 116 Orang Terpapar Covid-19 di Denpasar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini