JALANI ISOLASI, MANTAN ANGGOTA DPRD BALI MENINGGAL

0
5
picsart 04 03 11.37.35
Wayan Sutena

Semarapura, DENPOST.id

Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDIP Klungkung. Tokoh gaek PDIP yakni I Wayan Sutena (54) meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar, Jumat (2/4/2021) malam. Dia diduga meninggal setelah terpapar Covid-19. Hingga kini keluarganya masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Dusun Kaja Kangin, Desa Tegak, Klungkung.

Perbekel Tegak, Ketut Sujana, ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya kabar duka tersebut. Menurut Sujana, sebelum meninggal almarhum sempat di rawat di RS Bali Mandara sejak 9 hari yang lalu. Karena kondisinya drop, kemudian almarhum dirujuk ke RSUP Sanglah, Jumat (2/4) dan meninggal dunia pada pukul 22.00 Wita.

Baca juga :  Soal Pembangunan PKB, Suwirta Minta Warga Dukung Gubernur

“Beliau (Sutena) dinyatakan positif Covid-19 sejak tanggal 24 Maret dan kemudian menjalani isolasi di RS Bali Mandara. Sedangkan keluarganya saat ini masih menjalani isolasi di rumah,” ungkap Sujana, Sabtu (3/4/2021).

Ketut Sujana juga mengaku kaget mendengar kabar meninggalnya almarhum. Karena menurut keterangan istrinya, saat menjalani isolasi mandiri di RS Bali Mandara almarhum hanya mengeluh sesak dan batuk. “Saya sempat videocall-an dengan beliau. Dan beliaunya terlihat sehat dan mengatakan kepada saya kalau sendirian menjalani isolasi di RS Bali Mandara sambil melambaikan tangan dan tertawa,” katanya.

Baca juga :  Suwirta Tagih Aset Candra di Nusa Penida

Menurut Sujana, saat ini jenazah almarhum masih di RSUP Sanglah. Rencananya jenazah almarhum akan dikremasi di Pundukdawa hari Senin (5/4/2021). Almarhum meninggalkan dua istri dan dua anak serta satu cucu di Jepang. Selama hidup, almarhum tidak hanya sempat menjadi anggota DPRD Bali, namun juga Ketua DPRD Klungkung. Almarhum juga sempat menjadi Bendesa Tegak, bahkan kini masih menjabat sebagai Bendesa Alit Majelis Desa Pekraman Kecamatan Klungkung. (119)

Baca juga :  Ayu Suwirta Dampingi Putri Suastini Koster Kunjungan Sosial di Nusa Penida

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini