Program BNPT di Jembrana Diminta Dievaluasi, Ini Alasannya

0
4
picsart 04 03 12.44.11
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana, Ketut Sadwi Darmawan

Negara, DENPOST.id

Program Pangan Non-Tunai (BNPT) di Jembrana diminta untuk dievaluasi penyaluran dan pengelolaan serta pendataannya.
“Kami menduga ada yang ‘berburu’ di kebun binatang. Ada oknum-oknum yang mencari keuntungan dalam program ini,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana, Ketut Sadwi Darmawan, Kamis (1/4/2021).

Sadwi mengatakan, penyaluran dan pengelolaan BNPT ini harus dievaluasi.
Pihaknya menduga pengelolaan dan penyaluran BNPT kepada KPM yang setiap bulannya mencapai miliaran rupiah ini dikuasai pemodal besar. Padahal diharapkan program ini bisa memberdayakan masyarakat dan UMKM.

Baca juga :  DBD Meningkat Lagi, Anak Pejabat di Jembrana Meninggal

Sesuai dengan Permensos No 11 tahun 2018 tentang penyaluran dan pengelolaan BNPT kepada KPM dengan program E-warung bisa memberdayakan perekonomian di masa pandemi Covid-19.
Dikatakan jumlah KPM penerima BNPT se-Jembrana sebanyak 5354 KK. Masing-masing KPM menerima bantuan paket sembako senilai Rp 200 ribu lewat E-warung yang ditunjuk bank penyalur.

Wiradi juga menyayangkan selama ini pihaknya melihat banyak bantuan dari pusat yang belum mampu memberdayakan masyarakat dan UMKM. “Sejatinya di tiap desa/kelurahan kan ada KWT (kelompok wanita tani). Hendaknya ini yang lebih diberdayakan dan dibangkitkan. Bukan malah dimonopoli oknum-oknum yang punya kepentingan,” jelasnya.

Baca juga :  Diduga Frustrasi, IRT Gantung Diri

Dengan anggaran miliaran rupiah pelaku UMKM yang tergabung dalam program E-warung kata Wiradi seharusnya bisa memberdayakan masyarakat dengan membeli hasil peternak, petani serta nelayan yang ada di sekitar KPM penerima BNPT.
“Kami harapkan Bupati Jembrana yang baru melalui OPD terkait menyikapi hal ini. Apalagi ini menyangkut perekonomian masyarakat. Nanti kami akan sikapi ini dan harus dibenahi pengelolaan dan penyalurannya,” tambah Sadwi.
Demikian juga terkait pendataan KPM penerima BNPT juga perlu dievaluasi sehingga tepat sasaran dan agar penerima benar-benar layak. (120)

Baca juga :  Jembrana Dapat Tambahan 6.231 KPM

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini