2021, DPRD Bangli Target Tuntaskan 18 Ranperda

picsart 04 04 11.03.03
Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

Bangli, DENPOST.id

Setahun lebih diterpa virus corona, membuat Pemerintah Kabupaten Bangli bersama DPRD Bangli, fokus penanganan penyebaran virus tersebut, ditambah berlangsungnya pilkada serentak.

Karenanya selama tahun 2020, satu pun produk rancangan peraturan daerah (ranperda) berhasil digarap. Guna menebus hal itu, tahun 2021 ini jajaran DPRD Bangli berencana menargetkan menuntaskan 18 ranperda bisa dijadikan perda.

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengatakan jika pihaknya bersama jajarannya telah melakukan rapat paripurna. Setidaknya tahun ini ada 18 ranperda yang akan dibahas.

Suastika menyebutkan sebelum dilakukan pembahasan lebih dulu dilakukan kajian teknis maupun akademis. “Memang ada keterlambatan, namun pada pembahasan nanti bisa lebih cepat karena sudah dilakukan kajian lebih dulu. Kami yakin tahun ini pembahasan tuntas dan bisa ditetapkan menjadi perda,” tegasnya, saat dihubungi Minggu (4/4/2021).

Baca juga :  Undiksha Bina Industri Rumahan pada Masa Pandemi

Adapun beberapa ranperda yang akan digodok, di antaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Bangli, Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta Ranperda tentang Kelembagaan.

“Nantinya dalam pembahasan akan dibentuk tiga pansus, sehingga anggota dewan dibagi. Akan dilihat pula dari keilmuanya,” ujarnya.

Dijelaskan pula, dari 18 ranperda yang akan dibahas tersebut ada satu perda yang akan dicabut, yakni Ranperda tentang Pencabutan Perda No.29 tahun 2011 tentang Retribusi Izin Gangguan. “Ranperda tersebut diusulkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Perda itu dicabut, karena dinilai sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan kekinian,” jelasnya. (128)

Baca juga :  Korban Spearfishing Ditemukan Meninggal di Pantai Seseh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini