Geliat Koperasi di Jembrana di Masa Pandemi

0
2
Konsep Otomatis

Negara, DENPOST.id

Keberadaan koperasi di Jembrana di masa pandemi masih berjalan dengan baik meski tertatih-tatih. Ada yang masih aktif dan memberikan bantuan sembako dan lauk pauk kepada anggotanya serta rutin melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT), ada pula yang mati suri.

Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana Komang Agus Adinata, Senin (5/4/2021) mengatakan jumlah koperasi di Jembrana kini 274. Sementara yang aktif 204 koperasi. “Yang lainnya gelem-geleman (sakit-sakitan-red) dan tidak aktif,” kata Adinata.

Menurutnya banyak faktor yang menyebabkan sehingga koperasi tidak aktif diantaranya karena merugi karena usahanya ngapling tanah dan property serta kendala lainnya.
Diharapkan semua koperasi bisa aktif dan berupaya diaktifkan kembali. “Nanti kami akan telusuri kasus per kasus. Karena koperasi budaya masyarakat kita. Budaya gotong royong. Kadang-kadang pengurus yang sudah ada tidak ada di Jembrana. Ini nanti akan disisir. Kami harapkan semua masyarakat bisa masuk koperasi karena ini usaha kita bersama oleh kita untuk kita. Dengan prinsip koperasi melayani sehingga tidak ada yang merugi,” jelasnya.

Baca juga :  Distan Larang Babi Luar Masuk Jembrana

Sementara sejumlah koperasi memberikan perhatian pada anggota di masa pandemi.
Salah satunya KSP (Koperasi Simpan Pinjam) Restu Kencana Cabang Jembrana. Memberikan bantuan sembako kepada anggota di masa pandemi. Demikian juga lauk pauk.
Selain itu juga membantu warga yang di PHK di masa pandemi untuk bisa berwirausaha dengan memberikan kredit tanpa jaminan. “Jadi pinjaman Rp 1 juta sampai Rp 5 juta bagi pelaku UMKM tidak perlu jaminan. Diatas Rp 5 juta harus ada jaminan. Karena ada yang usaha jualan canang, jajan dan lainnya. Ini yang dibina. Apalagi menjelang hari raya tentu banyak ide-ide usaha,” kata Ketua KSP Restu Kencana Ni Putu Erna Surim Virnayanti.

Baca juga :  Sambut HUT Ke-75 TNI, Polres Jembrana Lakukan Ini

Dikatakan RAT dilaksanakan rutin tiap tahun. Namun saat pandemi RAT dilaksanakan secara online. Untuk anggota katanya per Desember 2020 di Jembrana jumlahnya 699 orang. “Anggota laki-laki 217 orang dan perempuan 482 orang. Kami hanya melayani anggota,” katanya.

Syarat menjadi anggota harus mengisi formulir dengan simpanan pokok Rp 100 ribu dan simpanan wajib Rp 10 ribu per bulan. “Per Desember SHU kami mencapai Rp 166.647.450. Dari keuntungan yang didapat kami juga berbagi 600 masker dan kegiatan peduli kasih kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Baca juga :  Geledah Rutan Negara, Tim Gabungan Temukan Ini

Untuk SDM diberikan pendidikan dan pelatihan oleh Dinas Koperasi dan juga aktif melakukan diklat-diklat SDM. “Jadi koperasi yang sehat itu SDM-nya harus berkualitas. Pengeloaan harus baik dan SDM harus memiliki kualifikasi dan standar kompetensi,” tandasnya.

Di masa pandemi ini katanya semua harus punya semangat untuk maju dan bahu membahu untuk membangkitkan perekonomian. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini