Pansus DPRD Buleleng Harapkan Pengurangan Pajak Ini

0
4
picsart 04 05 06.45.33
BAHAS RANPERDA - Pembahasan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan ( PLP2B ), di Ruang Kerja Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng, Senin (5/4/2021)

Singaraja, DENPOST.id

Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Buleleng, Putu Mangku Budiasa mengharapkan pengurangan pajak terhadap lahan pertanian. Hal itu, diungkapkan dalam pembahasan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan ( PLP2B ), di Ruang Kerja Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng, Senin (5/4/2021).

Rapat dihadiri Anggota Pansus II, tim Ahli DPRD, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, I Made Sumiarta, Bagian Hukum Setda Kabupaten Buleleng, serta tim Asistensi Perancang Peraturan Daerah.

Baca juga :  Validasi Penerima BSU, Perusahaan Diminta Padankan Data Pekerja

Menurut Mangku Budiasa, ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan di sektor pertanian yang akan di masukkan dalam Ranperda PLP2B, sehingga diharapkan masyarakat petani di Buleleng dapat merespon positif terhadap rancangan perda ini, sebelum ditetapkan menjadi Perda LP2B.

Ketua Pansus I yang juga sebagai Ketua Komisi II ini pun mengungkapkan perihal pengurangan pajak ini sudah pernah dikonsultasikan ke BPK RI Perwakilan Bali, sehingga diperoleh jawaban hal ini tidak menjadi masalah.

Baca juga :  Tertimpa Pohon, Pengemudi Minibus Tewas

“Bahkan dibebaskan dari pajak pun tidak masalah, sekalipun nantinya akan berdampak terhadap penurunan PAD dari sektor pajak,” ujarnya.

Lebih lanjut ditambahkan pihak pansus pun sudah mengadakan koordinasi ke Kejaksaan Negeri Singaraja dan saat ini masih berproses untuk mendapatkan pendapat hukum tertulis dari Kejaksaan Negeri Singaraja.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Sumiarta usai mengikuti rapat mengatakan pihaknya akan segera mengadakan koordinasi dengan pimpinan dan intansi terkait, seperti dengan bagian keuangan sebelum menentukan langkah-langkah yang akan dilaksanakan selanjutnya. (118)

Baca juga :  Gara-gara Ini, 23 Pengelola Villa dan Restoran Protes

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini