Di PKB, Putri Koster Tegaskan Tak Boleh Ada Produk Tiruan

0
3
picsart 04 05 08.24.40
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali, Putu Putri Suastini Koster.

Sumerta Klod, DENPOST.id

Pemerintah Provinsi Bali, merencanakan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43 tahun 2021, tetap digelar. Pelaksanaannya bakal berlangsung dalam jaringan dan luar jaringan atau lebih kenal skema hybrid.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali, Putu Putri Suastini Koster menyebut pelaksanaan PKB amat penting untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian dan warisan budaya Bali.

“Untuk itu, saya minta para perajin dan IKM kita untuk menampilkan produk-produk primer dalam ajang PKB ke-43 mendatang,” ujarnya.

Baca juga :  Selasa, 123 Orang Positif Covid-19 dan Dua Pasien Meninggal di Denpasar

Itu dia sampaikan dalam Focus Group Discussion Penentuan, Kriteria dan Informasi Produk PKB dengan tema “Purna Jiwa: Prananing Wana Kerthi” di Ruang Rapat Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Senin (5/3/2021).

Melalui kegiatan ini, ia mengajak perajin dan IKM kesenian Bali, untuk ikut berpartisipasi dalam PKB 2021. Salah satunya dengan tidak menjual produk tiruan yang berkualitas rendah.
“Itu berarti kita sudah tidak memberikan pilihan masyarakat untuk menikmati produk tersebut. Sehingga dengan sendirinya produk seperti itu akan hilang dari pasaran,” bebernya.

Baca juga :  Idul Fitri di Tengah Pandemi, Danrem : Momentum Tingkatkan Iman dan Toleransi

Pada hakikatnya, ia melanjutkan pameran pada perhelatan PKB selain untuk melestarikan budaya juga bertujuan untuk mewadahi kreativitas dan inovasi perajin, serta menjembatani perajin dengan masyarakat.

Tujuan besarnya adalah kesejahteraan perajin. “Jadi kami minta turuti pakem yang ada, jika diharuskan menampilkan produk berkualitas ayo ikuti. Silakan berinovasi dalam model, namun tanpa meninggalkan nilai filosofi dan menurunkan kualitas karya kita,” tegasnya.

Sementara Kepala Disperindag I Wayan Jarta, sebelumnya melaporkan jika pameran kerajinan dalam PKB akan dilaksanakan secara hybrid, yakni online dan offline, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda.

Baca juga :  Antisipasi Bencana Alam, Polresta Siagakan Ini

Akan tetapi, dia meyakinkan pelaksanaan pameran kali ini akan lebih menarik karena sesuai dengan harapan Ketua Dekranasda Bali, yang ingin menampilkan pameran yang berkualitas dan menonjolkan sisi keseniannya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini