Anggota Lantas Polres Klungkung Dihukum “Push Up”, Ini Penyebabnya

0
7
Konsep Otomatis

Semarapura, DENPOST.id

Kapolres Klungkung AKBP Bima Arya Viyasa terus melakukan pembenahan ke dalam bagi personilnya. Kali ini, untuk mengecek kedisiplinan dan meniadakan pelanggaran yang dilakukan anggotanya, Kapolres, Bima Arya melalui Kasi Propam, Ipda I Wayan Suartika melakukan razia Gaktiblin (Penegakan, Penertiban dan Disiplin) di Mapolres, Selasa (6/4/2021).

Razia yang dilakukan anggota Provost Polres Klungkung ini dilakukan seusai apel jam pimpinan dengan menyasar surat identitas diri seperti KTP, KTA, SIM dan STNK, termasuk seragam kepolisian. Disamping itu sikap tampang, memasuki daerah terlarang dan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh anggota Polres Klungkung dan jajaran Polsek serta PNS Polri juga menjadi sasaran anggota
Provost.

Baca juga :  Dari Serangan ke Pantai Nusa Dua, Bangkai Paus Kian Membusuk

Dalam razia tersebut, ada beberapa personil Sat Lantas Polres yang ditemukan tidak disiplin. Dua orang diketahui rambutnya gondrong dan satu lagi SIMnya mati. Bagi anggota yang tampangnya tidak rapi langsung dihukum push up. Sedangkan anggota yang SIMnya ditemukan mati diambil tindakan untuk segera mengurus SIM.

“Bagi anggota Polres yang terjaring razia operasi Gaktiblin tadi kita berikan tindakan disiplin berupa push up,” ungkap Kasi Propam, Wayan Suartika.

Baca juga :  Suwirta Usulkan Nusa Penida Disamakan Dengan Ini

Menurut Suartika, operasi Gaktiblin ini dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali oleh Bagian Propam Polres Klungkung. Razia digelar secara acak tiap satuan fungsi ataupun menyeluruh untuk menertibkan personil yang belum tertib. Jika ditemukan pelanggaran, maka anggota Propam yang bertugas akan menindak tegas personil yang tidak mentaati peraturan yang telah ditetapkan.(119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini