Puluhan Nelayan Kubu Ikuti Sekolah Cuaca

0
3
picsart 04 06 05.55.41
SEKOLAH CUACA - Puluhan nelayan Kecamatan Kubu, saat mengikuti sekolah cuaca dari BMKG Wilayah III, Selasa (6/4/2021)

Amlapura, DENPOST.id

Kejadian hilangnya nelayan akibat kecelakaan laut saat cuaca buruk, sering menimpa para nelayan di Kabupaten Karangasem. Keluhan terhadap minimnya pengetahuan cuaca sering diungkapkan para nelayan.

Salah satunya nelayan asal Kecamatan Kubu, Nyoman Mangku. Dia menuturkan nelayan saat ini rata-rata hanya memiliki pengetahuan cuaca secara tradisional. Artinya hanya memperhatikan pertimbangan sasih. “Perubahan cuaca yang terjadi kerap pengetahuan turun temurun tersebut tak dapat relevan lagi. Kadang menurut sasih cuaca bagus, namun sampai di tengah laut tidak demikian,” ungkap Mangku, yang juga Kelompok Pengawas Masyarakat Nelayan di Kubu ini.

Baca juga :  Patuhi Prokes, Sidang Dewan Buleleng Lancar

Menanggapi kondisi ini, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III, Selasa (6/4/2021) bertemu puluhan nelayan di Kecamatan Kubu, untuk memberi pendidikan cuaca. Dikemas dalam Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), pihaknya akan menyasar nelayan di tiga kecamatan di Karangasem selama tiga hari.

Di antaranya Kecamatan Kubu, Manggis dan Abang. Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, Agus Wahyu Raharjo menyatakan di hari pertama menyasar 30 perwakilan nelayan di Kecamatan Kubu. Digelar di Banjar Adat Tukad Abu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu dalam sekolah sehari ini para nelayan dibekali pengetahuan soal cuaca.

Baca juga :  Prioritaskan Kesehatan, Pemda "Sunat" Anggaran TPP Pegawai

“Dalam sebuah aplikasi nanti para nelayan akan mendapatkan informasi perihal cuaca. Dari sekolah ini juga akan diberi pengetahuan apa itu cuaca dan apa itu cuaca khusus untuk kelautan atau maritim, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Raharjo menuturkan pihaknya akan secara kontinyu membuat informasi-informasi cuaca kemaritiman sesuai dengan wilayah. Hal tersebut dapat menjadi acuan sebelum melaut.

Tak hanya pengetahuan soal cuaca. Bahkan dalam aplikasi nantinya ada peta sebaran ikan. (yun)

Baca juga :  Krama Desa Adat Demo, Begini Respons GM ASDP Padang Bai

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini